Titik;Koma

Titik;Koma

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 24, 2024
"Bagaimana bisa laki-laki itu melewatkan acara sepenting ini?" Gerutu Gea yang berulang kali menghubungi pacarnya. Gea Rose Arimbi, Perempuan cantik berdarah Indo-Eropa memutuskan kabur dari pernikahan yang telah diatur Ibunya. Ia memutuskan untuk pergi menemui Derry pacarnya. Namun, bak disambar petir Derry mengusir Gea dan tidak mengakui anak yang tengah dikandungnya. Dengan setelan kebaya lengkap, Gea menyusuri jalan tanpa arah tujuan. Namun takdir mempertemukannya dengan Bima, sopir limosin yang membawanya pergi. Siapa sangka, Bima yang dianggap sopir biasa ternyata seorang kolongmerat pemilik perusahaan transportasi dan penyewaan kendaraan di Pulau Jawa. Ternyata masalah tidak sampai di situ saja. Gea yang masih terlalu dini hamil, penolakan dari keluarga dan pasangannya, membuat psikis Gea terganggu. Berkali-kali Gea mencoba, mengakhiri hidupnya. Berawal dari sekedar empati dengan perempuan hamil, Bima bertanggungjawab penuh atas kebutuhan Gea menjadi jatuh hati dengan perempuan itu. Akankah Gea berhasil melewati semuanya? Apakah Bima mampu meluluhkan hati Gea? Bagaimana dengan Derry yang tiba-tiba datang kembali? Lalu akankah masalah keluarga Gea akan membaik?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • No Cerai No Pisah!
  • Menikahi Ayah dari Anakku
  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • BROKEN LOVE (End)
  • KALINDRA
  • ARGAN
  • DEALLOVE

Devon menyodorkan surat cerai tepat ke depan muka Rosa. Pria itu tak terlihat main-main. Pada akhirnya pernikahan yang mereka lalui tidak berhasil meskipun Rosa sudah mencoba sebisanya. Rosa menginginkan Devon. Sangat membutuhkan kekuasaan keluarga Wijaya yang berada di genggaman Devon. Dia tak bisa pergi, tak akan mau. Ketika Rosa tengah memutar otak untuk menunda perceraian ini, tiba-tiba saja petir menyambar Devon secepat kilat! "Ja-jangan mati!!!! Ambulans! Tolong, siapa saja panggil ambulans!" jerit Rosa dengan derai air mata bercucuran. Sementara itu, Devon bergeming di tempatnya. Asap-asap hitam mengepul keluar dari sekujur tubuh dan perickan listrik seperti melompat-lompat di atasnya. Namun bukan itu yang penting. Sebuah suara melengking yang pria itu kenal jelas, merasuki kepalanya dengan kurang ajar. Devon bisa mendengar suara isi pikiran Rosa tanpa sepengetahuan wanita itu. Dan darahnya dibuat mendidih. 'Siapa bilang laki-laki ganteng di dunia ini cuma Devon? Cuih! Manusia macam dia mending bertapa di gunung jadi biksu. Percuma dikasih istri secantik aku kalo matanya nggak dipake,' ujar Rosa dalam hati. Gigi Devon bergemeletuk menahan amarah. "ROSA!!" --- Baca lanjutannya di Innovel/ Dreame Gratis!

More details
WpActionLinkContent Guidelines