No Strings Attached, Until there Were

No Strings Attached, Until there Were

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 16, 2026
Seo Joohyun-CEO dingin yang lelah dengan kesepian-menatap Cho Kyuhyun dengan mata tajam dan berkata blak-blakan: "Aku ingin anak darimu. Tanpa ikatan, tanpa nama di akte kelahiran, tanpa apa-apa setelahnya. Hanya bibit unggulmu yang aku butuhkan." Kyuhyun tertawa pelan, gelas wine-nya berhenti di bibir. "Serius? Kamu pilih aku karena aku terkenal nggak mau komitmen?" Joohyun mengangguk dingin. "Karena itu. Kamu nggak akan ngejar aku nanti. Deal?" Kyuhyun mencondongkan tubuh, senyum miringnya penuh godaan. "Oke. Tapi kalau natural... aku nggak janji cuma sekali. Dan percayalah, aku nggak pernah setengah-setengah." Satu kesepakatan dingin, satu malam yang seharusnya transaksional-tapi chemistry yang tak terduga mulai membakar segalanya. Dari "no strings attached" menjadi ikatan yang tak bisa diputus. Siapa sangka, proposal paling gila justru membawa mereka ke cinta yang paling nyata. No Strings Attached, Until There Were Joohyun & Kyuhyun Oleh Amadea Yufianti
All Rights Reserved
#437
seokyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PREGNANT (DewTee)
  • Given || Ju Jihoon
  • Simpanan No, Istri Sah Yes. (ongoing)
  • Nanti Kita Cerita Tentang Kel.7 (KKN) | END
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • Cupiditas Vitae
  • I Want to Live
  • The King & The Doctor
  • Wifey? (END)
  • Losing Control

Apa jadinya jika Dew Jirawat seorang ketua geng motor sekaligus kapten basket yang paling ditakuti seantero sekolah tiba-tiba terbangun dikamar hotel bersama seorang siswa culun? Siswa culun itu adalah Tee, tidak ada yang spesial, hanya anak kutu buku dengan kaca mata dan tentu saja buku-buku kesayangannya itu. "Gue mint-" "Aku gak akan bilang siapa-siapa kok," potong Tee. "Gu-" "Aku permisi dulu," Tee pergi begitu saja setelah selesai memakai pakaiannya kembali, membuat Dew kebingungan. ... "Lo hamil? Lo hamil anak gua?" Tanya Dew menggenggam erat pergelangan tangan Tee Agara cowok itu tidak kabur. "L-lepas... Sakit," "Jawab dulu," kata Dew. Tee tidak berani menatap Dew, dia hanya bisa menunduk sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Dew.

More details
WpActionLinkContent Guidelines