Rockstar's Dilemma

Rockstar's Dilemma

  • WpView
    Lecturas 19
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 11, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"Cal, lo sadar nggak sih kalau semua rasa suka lo ke dia sebenernya lebih dari yang selama ini lo pikir?" "Ngaco lo." Edward memutar kedua bola matanya sebagai bentuk kekesalannya terhadap Callian. Kedua tangannya perlahan meraih kedua pundak Callian, jari-jarinya memegang pundak itu erat-erat sebelum menggoyangkan laki-laki di hadapannya itu. "Sadar, tolol." Luce mengangguk setuju, "Mau gimanapun, tetep aja pandangan lo sama pandangan orang-orang terhadap sikap lo sama dia itu beda. Lo punya obsesi sama dia, Cal. Lo juga tolol, soalnya denial." Callian terdiam, otaknya berhenti sejenak saat mendengar kata-kata yang baru saja dilontarkan oleh Luce-yang secara keseluruhan memang menggambarkan keadaannya-tidak sepenuhnya salah. Ia memang seringkali merasa rasa 'suka' yang ia alami berlebihan. Namun ia sendiri tidak tau cara menguranginya. Malah memperbesar rasa itu. Callian Calloway-seorang vokalis utama serta Frontman-dari sebuah band ternama, DAWN, sedang berusaha meluluhkan hati pujaan hatinya. Mencoba terus-menerus selama berbulan-bulan tidak membuahkan hasil, bahkan lebih buruk dari perkiraan. Masalahnya, ia sudah ditolak berkali-kali. Namun ia tetap teguh dan pantang menyerah. Semangatnya patut dicontoh, tapi orang-orang mengartikan sikap teguhnya itu sebagai 'obsesi' yang tiada habisnya. Di sisi lain, ia juga harus berkomitmen kepada DAWN, bukan hanya kepada sang pujaan hati yang adalah salah satu dari lima anggota band. Baginya, kisah yang dialaminya sangat rumit. Namun, siapa yang bisa menolak kharisma seorang perempuan yang memiliki reputasi di hadapan publik? Ia sendiri pun tidak bisa.
Todos los derechos reservados
#82
sigma
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • ALSTARAN [END]
  • Break The Mold [END]
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Stay (Away)
  • MY LOVABLE CHEF! [ONGOING]
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • Last but Not Least
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)

"Nah kalo misalnya kita lagi jalan, dan kita ketemu tai, lo mau bagi dua gak sama gue?" tanya Geri "Pertanyaan bodoh macam apa itu Ger?" "Udah jawab aja. Gue serius, layak atau nggaknya lo sebagai manusia ditentukan dari gimana cara lo jawab pertanyaan ini" Gea memutar bola matanya malas "Yah nggak lah, buat apa juga nemu tai dibagi dua." "Nah bener kan" Geri meminum minumannya "Lo emang gak bisa berbagi. Sampe masalah tai aja lo serakah Ge?" "Yah buat apa juga tai dibagi dua Ger, kalo lo mau ambil aja udah" Gea membuka kaleng stenlis berisi kerupuk dan memakannya "Nah gitu dong, itu tandanya lo lebih mengutamakan gue. Makasih ya" Geri menepuk kepala Gea pelan Pacaran gak sehat? Begitulah pandangan orang-orang tentang hubungan Geri juga Gea.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido