Jejak Yang Tak Pernah Pulang

Jejak Yang Tak Pernah Pulang

  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 13, 2024
Awan, seorang penulis puisi, hidup dalam bayang-bayang cinta yang hilang. Kepergian mendadak Senja, seorang pelukis berbakat, menyisakan misteri yang tak terjawab. Bertahun-tahun kemudian, sebuah pameran seni mengungkap rahasia di balik perpisahan mereka, memaksa Awan menghadapi kenyataan yang tak pernah ia duga. Apa yang sebenarnya terjadi pada Senja, dan bagaimana cinta mereka tetap hidup meski terpisahkan oleh waktu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Love Lost Beneath the Blue
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Tanyakan Namaku Pada Senja
  • Senja Di peluk Awan
  • Together for Love
  • Sisi Lain Langit Senja
  • Rahasia di Balik Senyumnya
  • DIENVALO

"Sebenarnya, siapa yang lebih aku butuhkan? Dia yang nyata di hadapanku, atau seseorang di masa lalu yang tak bisa kugenggam kembali?" Pertanyaan itu terus menggantung di udara-seperti kabut pagi yang enggan sirna, menggumpal di antara detak waktu yang tak pernah memberinya jawaban. Himeka Ocean, seorang perempuan yang terperangkap di antara bayang masa lalu dan kenyataan yang tak lagi ia pahami. Ia melangkah, namun hatinya terhenti di satu titik: di antara melupakan, atau terus terjatuh dalam jerat kenangan yang tak mau lepas. Di sisi lain, seorang lelaki, ia menjadi peneduh di bawah badai. Ia tinggal, bukan sehari atau dua, tapi bertahun-tahun. Ia mengusap air mata yang tak selalu terlihat, menjadi saksi luka yang tak pernah sembuh, menjadi penjaga dalam sepi yang tak pernah berakhir. Tapi bagi Himeka, itu belum cukup. Bukan karena ia tak bersyukur, tapi karena ada sesuatu yang terus dicari, terus dirindu-seseorang yang hanya hadir dalam lamunan-lamunan panjang dan sunyi. Malam demi malam, ia menelaah hatinya-seperti membaca buku tua yang penuh debu dan sobekan. Ia mencari, di setiap sudut yang pernah ia tutup rapat. Siapa yang selama ini ia tunggu? Cinta seperti apa yang hatinya dambakan? Apakah akhirnya Himeka Ocean akan menemukannya? Atau justru takdir menuntunnya membuka lembaran baru-dengan tangan gemetar namun tekad yang perlahan terbit dari reruntuhan dirinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines