silent heart

silent heart

  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jan 16, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Sudah cukup. Aku tak ingin berharap lagi. Cukup sudah aku bersabar... Kalian tak akan pernah mengerti. Aku membuka hati untukmu, Afnan. Kau suruh aku untuk menutup aurat, aku turuti. Kau bilang percayalah padamu, aku percaya. Tapi apa yang kulihat sekarang? Kau dengan wanita lain. Kau bilang kau sudah berubah, lebih mengenal agamamu, tapi semua itu hanya kebohongan. Aku muak! Air mataku jatuh, hati ini hancur. Dengan penuh kekecewaan, aku pergi, meninggalkan semua janji dan harapan yang dulu pernah kupercaya." . . . .
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Takdir Ikrar Surah An-Nur
  • Dusk In Your Eyes
  • Dia bukan gadisku (Sudah Terbit)
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • untuk imamku ( End )
  • TRAUMA!
  • Ketika Cinta Mulai Menyapa
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)

Syaukiana tak pernah membayangkan jika keluarga yang selalu ia anggap sebagai rumah ternyaman untuk pulang, hancur dalam sekejap. Bahkan saat ia tak lagi menemukan tempat paling terbaik setelahnya. Sekalipun rumah dan seisinya penuh dengan harta yang bergelimang namun justru kebahagiaan tak dapat dibeli dengan uang. Alih-alih ingin menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya namun justru kebahagiaan, menjadi boomerang bagi masa depannya. Kesempurnaan yang ia miliki justru kini menjadi hancur berkeping-keping, seakan potongan puzzle tak lagi dapat tersusun sempurna. Di saat anak perempuan tumbuh berkembang, membutuhkan kasih sayang dan perhatian lebih di antara kedua orang tuanya, namun justru di umur yang baru menginjak usia 17 tahun ia harus mengalami kenyataan pahit kehidupan. "Aku benci hari di mana aku bertemu dengannya! Tuhan bisakah kau cabut nyawaku pada saat lelaki itu hadir dihadapanku!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan