Cahaya di balik gerbang

Cahaya di balik gerbang

  • WpView
    reads 41
  • WpVote
    Stemmen 4
  • WpPart
    Delen 4
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd woe, okt. 8, 2025
WpInfo
Fictie
Romantiek
dia putri alena abisya krnet seorang putri raja dan satu satunya pewaris tahta kerajaan disuatu hari terjadi sebuah gempa dan angin puting beliung yang sangat dahsyat hal itu teryata menyambut sang tuan putri yang akan mengoyahkan dunia dengan sihirnya dan keterampilannya yang membuat dunia berputar dan bergoyah dengan hebat dia yang membela kerajaan sekaligus menjadi seorang komandan perang jika dimedan perang dia di panggil dengan nama putri pedang suci disaat dia sedang berkelana dia bertemu dengan seorang kakek tua yang hidup di hutan "pergi lah ke masa depan untuk menyelamatkan keturunan mu tapi menyamarlah menjadi seorang nenek nenek tua" "lalu dengan apa aku harus kesana kek?" "tunggu lah besok raga dan jiwa mu akan langsung pergi kesana" "b..baik kek"
Alle rechten voorbehouden
#60
kenyataan
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • NISKALA • HyunJeong
  • Abigail Husband Is Dangerous √Sequel  TDTM√ (SELESAI)
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • MY BEAUTIFUL MAID
  • 𝐊𝐮𝐫𝐮 𝐊𝐮𝐥𝐯𝐚𝐝𝐡𝐮
  • Prince Of Ospora
  • Sekai (HIATUS)
  • Love Maze (Complete)
  • SANG PERWIRA_

⚠️ Ditulis oleh: Aksaradin & NS. Sea ⚠️ Tersedia di shopee @ranisalenovel *** Haura Putri Maheswari, perempuan yang dikenal cantik, entah parasnya, maupun bentuk lukanya. Haura tumbuh pada atap sempurna, tapi cacat. Ia diperbolehkan untuk tinggal, meski suasana tampak berbeda dalam sana. Sebab, beberapa orang mungkin tidak akan pernah menganggapnya terlihat. Meskipun begitu, Haura tetap ingin bersama keluarganya. Tidak ada yang baik-baik saja, hari-hari terasa seperti berjalan pada kegelapan. Memasuki dunia yang di mana hanya ada luka dan air mata. Hidup tidak selamanya berisi kebahagiaan, memang. Luka, duka, pilu, dan rasa sedih akan selalu bertandang tanpa henti. Bahkan, tidak semua orang mampu bertahan hingga akhir. Ada yang memilih memutuskan jalannya sendiri, memilih mengutuk diri atas kelahiran, dan ada yang pulang sebelum waktunya. Namun kali ini, Haura berharap ia mampu bertahan di tengah gempuran pembenci. Tak ada yang dapat disalahkan, termasuk takdir. Semua yang terjadi sudah memiliki garisnya sendiri. Haura percaya, pada awalnya, bahwa hal-hal yang rusak pasti akan menemukan utuhnya suatu saat nanti. Hingga di mana kepercayaannya mulai pudar, seseorang datang, menuntunnya kembali pada jalan berbatu yang ia lalui sebelumnya. Ia jelas menolak, untuk apa kembali pada tempat yang sama jika harus mengulang patah yang serupa untuk kesekian kali? "Untuk membuat usaha lo menanam benih bunga di tahun-tahun sebelumnya nggak sia-sia. Gak mungkin 'kan kalau lo gak mau ngelihat hal indah yang selau lo nanti kedatangannya." - Samudra Sean Albiru **** "Ketika hidup dianugerahi patah berkali-kali, kau akan memilih mati, atau kembali sembuh dalam keadaan tak utuh?" - Seperti Tulang

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen