Pendam [Hiatus]

Pendam [Hiatus]

  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 2, 2025
🦋🦋🦋 Punggungnya terlalu rapuh untuk dijadikan sandaran, Mentalnya terlalu lemah untuk menanggung semua beban, Suara-suaranya pun tak lagi didengar, Teriakan serta umpatan pun kian menjadi-jadi, yang membuat isi kepalanya senatiasa berisik. Ia dipaksa kuat oleh keadaan. Namun, akhir-akhir ini dunia terasa kelam. Akankah Ia mampu bertahan dalam riuhnya badai? 🦋🦋🦋 Untuk kalian yang sedang berjuang ..
All Rights Reserved
#124
sulung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesabaran Seorang Istri
  • Dandelion
  • Raymentara
  • Narasi patah hati
  • Whispers Between Tears
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Sudut Luka Nazea

"Tidak masalah kau tak anggap aku ada, tidak masalah kau tak anggap aku istri tapi jangan kau torehkan luka di hatiku ini apa kesakitan ku kebahagiaan mu sampai kau menyakiti ku sedemikian rupa". * Aisyah Quratu'ain* "Entah apa yang ada di hati dan otakku dari awal aku memang salah, aku membenci kesalahan itu sampai aku buta hati dan selalu menyalahkan mu menyakiti hati maupun fisikmu tanpa alasan." *Dirga Putra Pratama* (Ini cerita dewasa yah yang masih balita atau di bawah umur di harapkan jangan baca cerita saya 😁)

More details
WpActionLinkContent Guidelines