Benang Senja

Benang Senja

  • WpView
    LECTURAS 8,844
  • WpVote
    Votos 686
  • WpPart
    Partes 24
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, dic 13, 2024
Tanpa banyak bicara, dia mendekat, jaraknya hanya beberapa inci dariku. 'Kalau kamu butuh pelarian untuk melupakan sejenak, aku di sini.' ... "Menatap langit senja, cahaya matahari bergulir perlahan, lembut seperti seutas benang halus yang melintas di atas air. Kilauannya memantul sekejap, sebelum lenyap perlahan, meninggalkan jejak gulita yang sunyi." "Cinta bagaikan langit malam, Indah, kupilih satu bintang Namun redup.. Kupilih bulan sebagai gantinya." ... "Aku tidak memilihnya, bagaikan bayangan di tengah terik, menawarkan teduh yang kubutuhkan tetapi membawa dingin yang tak pernah kuinginkan. Ia adalah pelarian dari dunia yang menghimpitku, namun perlahan, aku sadar, aku sedang berlari menuju jurang yang lebih dalam." "Apakah sebuah takdir? Apakah ini sebuah kesalahan takdir? Apakah takdir menyeret kerah bajuku untuk berlutut diatas semua kekacauan ini." "Takdir itu bernama Nara" . . "Cerita ini fiktif. Kesamaan nama atau latar tempat bersifat kebetulan."
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci
  • Laut dan Langit
  • KANALA (TERBIT)
  • tasbih cintaku
  • NEVER LEAVE YOU - JAEMREN

🌹السلام عليكم ورحمة الله وبركاته🌹 Wellcome.... Seorang wanita cantik bernama Azuhra Kamila Nur Asyifah, wanita yang berparas cantik, mempunyai hafalan yang cukup tinggi, dan mempunyai keinginan untuk melanjutkan pendidikannya di universitas impiannya di kairo-mesir. Dengan seorang pria tampan, gagah, dan pintar dalam menghafal gus Rayyan Al-fatih Narendra. Seorang Anak kiyai yang mempunyai pondok pesantren Darul Al-Karimah, saat ini mereka berdua saling dijodohkan dengan kedua orang tuanya yang sudah cukup lama saling mengenal. "Zuhra tidak mau dijodohkan seperti ini, Ummi." kata Zuhra lirih, sambil memohon. "Abi, Rayyan belum siap jika harus menika! Apalagi sampai dijodohkan seperti ini, Tolong batalkan saja." kata Rayyan sambil memohon pada Abinya. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah mereka berdua? Apakah perjodohan ini akan diterima? Atau malah sebaliknya? "Kita tidak pernah akan tau seperti apa keikhlasan hati mereka dalam menerima perjodohan yang kita tidak pernah menyangka. Sungguh, hanya takdir lah yang dapat menetukan setiap hal yang bisa kita terima." ⚠️DISCLAIMER⚠️ 📌 Cerita ini 100% fiksi. 📌 Cerita yang dirangkum dengan sebaik mungkin. 📌 Tidak ada unsur pribadi manapun. 📌 Tulisan/cerita ini murni dibikin sendiri. ✨Kelanjutan cerita bisa baca di tiktok juga. ✨Mari hargai karya orang lain tanpa menjatuhkan. ✨ AND HAPPY READING GAESSS.....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido