Seseorang untuk Sora? (AKAN TERBIT)

Seseorang untuk Sora? (AKAN TERBIT)

  • WpView
    Reads 364
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Sora selalu percaya bahwa setiap orang membutuhkan seseorang. Tapi bagaimana jika hidupnya terus membuktikan sebaliknya? Hidup di tengah keluarga yang beracun, Sora hanya memiliki buku diary sebagai sahabat sejatinya-tempat ia mencurahkan setiap luka, setiap tangis, dan setiap harapan yang hampir mati. Ketika ia bertemu dengan seseorang yang ia anggap sebagai 'rumah,' harapannya seakan menemukan cahaya baru. Namun, kehangatan itu tak bertahan lama. Pengkhianatan yang ia temukan menghancurkan dunianya yang sudah rapuh. Dapatkah Sora menemukan seseorang yang benar-benar untuknya? Atau haruskah ia belajar bahwa menjadi seseorang untuk dirinya sendiri adalah jawaban dari kehancurannya?"
All Rights Reserved
#42
sora
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Miracle of Survival [END]
  • Searching for home [Tamat]
  • SORADAFA [ ON GOING ]
  • Why We Hurt The Love
  • Suaraku Mati di Udara
  • Penerimaan
  • Silence In Their Minds
  • 𝓑ehind the rain
  • Coretan Sera (HIATUS)

"Bahagia? Bahkan aku terlalu takut buat mikirin hari esok." Ucapannya lirih, tapi cukup menusuk di antara dinginnya malam. Matanya kosong, seolah raganya hadir di sana, tapi pikirannya tersesat entah ke mana. Sejak kecil, hidup tak pernah memberinya ruang untuk bernapas lega. Bahagia hanya terdengar indah di kepala orang lain, tapi tak pernah nyata dalam hidupnya. Terlalu banyak kehilangan, terlalu banyak luka, sampai ia kebal-bahkan pada harapan. Suara-suara yang tak bisa ia hentikan, bayangan-bayangan yang tak bisa ia usir; skizofrenia mengurungnya dalam dunia yang tak dipahami siapa pun, bahkan dirinya sendiri. Hari esok? Baginya, lebih menakutkan dari hari ini. Karena esok hanya menuntut satu hal: "Masih kuat, nggak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines