Laut dan Pelukannya

Laut dan Pelukannya

  • WpView
    Reads 611
  • WpVote
    Votes 415
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 12, 2025
Kehilangan seseorang yang dicinta memanglah hal yang tidak mudah. Bagaikan kehilangan separuh jiwa dan raga. Ia adalah luka yang tidak akan sembuh yang hanya bisa di jahit dengan kenangan bersamanya. Doa menjadi Bahasa yang tak bersuara mencari jalan ke cakrawala untuk menemukan dayita yang telah pergi meninggalkan buana yang fana. Begitu juga hal yang dirasakan oleh Kiara, ia harus kehilangan suaminya pada tahun 1995 akibat insiden jatuhnya Pesawat Airline 1991. Kecelakaan nahas itu membuat raga suaminya tidak dapat ditemukan, ia menyatu dan melebur dengan lautan. Dari kejadian itu membuat hidup dan dunia Kiara perlahan berubah, hari-hari menjadi suram, malam-malam berbalut rindu hanya ditemani sepi yang merangkul begitu erat. Ia hanya mampu terdiam merajut ingatan di tepi kenangan. "jika raga suamiku tidak dapat ditemukan juga, berarti ia sangat senang berada di lautan sana. Ia menyatu dan melebur dengan lautan, ia juga pasti di peluk banyak kebaikan disana laut pasti menyayanginya sehingga ia tidak ingin melepaskan pelukannya" _Kiara Sandyakala_
All Rights Reserved
#8
lautan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • 1| LOSE IN MAY 1999 [END]
  • About You
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • 𝟗𝟎% 𝐋𝐮𝐤𝐚 [𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Alkara ( Terbit)
  • SAGARA BUMANTARA
  • Diary Anara
  • Debur Ombak
  • The Last Birthday With You

OPEN PO 23 FEBRUARI - 15 MARET 📚🐋🎀 "Kamu pernah bilang kalau kamu lautku Karang. Seperti namaku, Lara. Kita akan tetap bertemu ditepi saat semua orang mengutarakan lukanya dengan laut. Kamu adalah penyembuh Lara. Kita akan selalu bertemu Karang. Cukup kamu tau, aku selalu ada bersamamu." "Kalara, kamu tidak akan pernah mengerti bagaimana rasanya menggila karena terlalu mencintai kamu, Lara. Sampai kapan pun, aku tak akan pernah berhenti memandangmu sebagai makhluk tercantik yang pernah berjalan di muka bumi ini. Maka, abadilah bersamaku saat terlahir dalam bentuk apa pun, siapa pun, dan dimana pun, Kalara." Catatan : murni dari hasil imajinasi sendiri. Jadi harap hargai jangan asal menjiplak, terimakasih. ⚠️DILARANG PLAGIAT! GUE VIRALIN, TUNTUT MAMPUS NNTI⚠️ dianjurkan untuk baca dirumah, jangan di tempat umum untuk keselamatan bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines