Saat Rumah Tak Lagi Pulang

Saat Rumah Tak Lagi Pulang

  • WpView
    Reads 313
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 27, 2025
Saat Rumah Tak Lagi Pulang Ditulis oleh: Hanaksara ___________________________ Di balik kehidupan yang tak sempurna, Kalila belajar bahwa kekuatan sejati datang bukan dari apa yang kita miliki, melainkan dari apa yang kita perjuangkan. Dalam keseharian yang dipenuhi tantangan, Kalila memilih untuk terus berjuang-bukan hanya untuk impian pribadinya, tetapi juga untuk keluarga. Ketika dunia menganggapnya rapuh, Kalila menemukan cara untuk mengubah setiap kekurangan menjadi peluang. Di tengah kesibukan, tekanan, dan rasa lelah yang tiada henti, ia belajar bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian, tetapi oleh keberanian untuk tetap bertahan. Kalila adalah kisah tentang kekuatan tersembunyi, harapan yang tumbuh dalam keraguan, dan keyakinan bahwa setiap langkah, sekecil apapun, adalah bagian dari perjalanan yang lebih besar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Complete] Fate in Chains
  • ABOUT YOU! [Harqeel]
  • Tanpa Rumah
  • Bukan Rumah
  • "Cemara tapi di dalam nya berantakan"
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Kue Stroberi Tahun Depan
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

More details
WpActionLinkContent Guidelines