Story cover for RAIN SAMUDRA by dyasnuraina
RAIN SAMUDRA
  • WpView
    LECTURAS 31,984
  • WpVote
    Votos 2,219
  • WpPart
    Partes 30
  • WpView
    LECTURAS 31,984
  • WpVote
    Votos 2,219
  • WpPart
    Partes 30
Continúa, Has publicado dic 14, 2024
Aqeela Rain Ameira, gadis periang yang memiliki trauma mendalam terhadap hujan setelah kehilangan adiknya dalam sebuah kecelakaan. Setiap kali hujan turun, ingatan akan adiknya yang pergi terlalu cepat kembali menghantuinya, membuatnya merasa cemas dan takut. Hujan, bagi Aqeela, bukan hanya simbol cuaca, tapi juga kenangan pahit yang sulit dihindari.

Alrescha Fattah Samudra, laki-laki yang menyimpan trauma besar terhadap laut setelah kehilangan ibunya dalam kecelakaan laut. Laut yang luas dan tenang justru menjadi pengingat akan rasa takut dan kehilangan yang mendalam. Meskipun berusaha menghadapinya, setiap kali Fattah mendekati laut, bayangan ibunya yang hilang selalu mengintainya, menyisakan kekhawatiran yang tak mudah diatasi.


"Gue bisa jadi payung lo ketika lo takut hujan, Lo bisa peluk gue ketika petir dan hujan datang bersamaan, gue akan selalu ada di samping lo, Qel" kata Fattah dengan lembut sambil menatap Aqeela

Aqeela mengangguk pelan, matanya lembut. "Gue juga akan jadi ombak yang ngebawa lo ke pantai, ketika lo takut laut."

Fattah tersenyum, lalu melanjutkan dengan penuh keyakinan, "Kita hadapin bersama selagi kita masih punya satu sama lain"





Cerita ini sepenuhnya merupakan hasil dari pemikiran dan imajinasi penulis. Jika ada kesamaan dalam tokoh, tempat, atau elemen lain, itu murni kebetulan.


Selamat membaca.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir RAIN SAMUDRA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#207fatqeel
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Rainangkasa #2 [END] de AmandaPutri685
38 partes Concluida
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Beautiful Little Maid cover
Cinta Yang Hilang (On Going) cover
HUJAN WAKTU ITU cover
Jika Bukan Takdir (END)  cover
CINTA TANPA AKHIR cover
Rainangkasa #2 [END] cover
Ada cinta dibalik hujan turun cover
Hujan dan Sebuket Dandelion cover

Beautiful Little Maid

19 partes Continúa

aqeela Faraza adalah seorang anak SMA yang terpaksa putus sekolah karena orang tuanya yang sudah tiada. dia tinggal bersama pamannya di rumah kecil yang baginya adalah neraka kecil. Dia selalu di siksa dan di suruh bekerja oleh pamannya. Hingga suatu ketika pamannya yang mempunyai hutang tidak mampu membayar, dan aqeela yang baru datang dari kerja di panggil oleh sang paman. "paman kenapa jadiin aku seperti barang tebusan, aku salah apa sama paman sampai paman giniin aku"ucap aqeela kaget dan menangis "kamu tuh nyusahin saya disini, mending kamu berguna buat saya buat melunasi hutang saya" ucap paman aqeela emosi dan menyeret Aqeela ke ruang tamu berisi orang orang berbadan besar dan satu orang seperti CEO duduk di sofa ruang tamu. "ini ponakan saya, silahkan kalau anda mau menbawanya. dia bisa bekerja dengan anda tanpa digaji tapi tolong tetap kasih dia makan dan tinggal disana" ucap paman aqeela "baiklah, saya akan membawanya pulang. hutangmu lunas tapi jangan harap bisa meminjam uang lagi kepada saya". ucap orang tersebut kemudian berjalan menuju mobilnya diluar aqeela pun di bawa oleh bodyguard orang tersebut ke mobil dibelakangnya. dia menangis tanpa suara, membayangkan apa yang akan terjadi padanya setelah ini, apakah dia bahagia atau tambah tersiksa. story baru masih tentang aqeela calista. semoga sukaa