Behind the mask [Selesai]

Behind the mask [Selesai]

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 15, 2024
Di balik senyuman sinis dan tatapan penuh misteri Florence Grover Charlotte, tersimpan rahasia gelap yang mampu menghancurkan siapa saja yang mendekatinya. Sebagai seorang wanita cantik dengan kecerdasan tak tertandingi, Florence menjadi bayangan yang menakutkan bagi para lawannya-sosok antagonis yang sulit ditebak, namun begitu memikat. Galaksi Damar Langit, seorang pria tegas dengan sikap dingin yang menyelubungi kelembutannya, terobsesi pada Florence. Ia melihat keindahan di balik sisi gelap wanita itu-sebuah tantangan yang membawanya pada permainan cinta dan bahaya. Namun, hubungan mereka tidak pernah sederhana. Florence memiliki musuh-musuh yang bersembunyi di kegelapan, para villain dengan motif tersembunyi, yang berusaha meruntuhkan segala yang ia bangun. Ketika garis antara cinta, pengkhianatan, dan kematian semakin tipis, Florence dan Galaksi dipaksa menghadapi kenyataan: di dunia mereka, kepercayaan adalah kelemahan tterbesar (Ending)
All Rights Reserved
#605
blood
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Him or him?
  • AND YOU
  • Ashes of Virellia
  • Enigmatic
  • ARKHANZA
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • SENO [ SEQUEL ]
  • Before The Sun Rises

‎Terjebak di antara dua laki-laki ini bukanlah keinginan Sasya. ‎ ‎Tapi dari awal sampai sekarang pun, entah kenapa, setiap Sasya melakukan kegiatan yang ada di luar lingkup rumahnya, kehadiran mereka berdua selalu ada secara langsung maupun tidak langsung. ‎ ‎Disaat ia menjauh, disaat ia tidak kuat dengan makian orang-orang yang men-cap dirinya sebagai jalang, mereka berdua malah menarik Sasya semakin dalam, membawa Sasya pada kehidupan yang tidak pernah gadis itu rasakan sebelumnya. ‎ ‎----- ‎ ‎"Fuck. Lo yang dateng ke kehidupan gue dengan sendirinya, tapi lo juga yang pergi dengan se-enaknya. Lo mau gue bunuh?" Pertanyaan Sagara sama kasarnya dengan cengkraman lelaki itu di dagunya. ‎ ‎----- ‎ ‎"Sya, lo buat gue gila. Jangan kabur-kaburan lagi, ya? Atau gue bakal lebih gila dari ini." Usapan lembut Devano labuhkan pada pergelangan lengan memar yang sempat ia lilit menggunakan dasi tadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines