errores pasados

errores pasados

  • WpView
    Okunma 12,190
  • WpVote
    Oy 725
  • WpPart
    Bölüm 26
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cum, Ağu 28, 2026
WpInfo
Kurgu
Aksiyon ve Gerilim
Psikolojik
LGBTQIA+
Biseksüel
Dulu mungkin Alex sangat mencintai Matthew,tapi sekarang sepertinya rasa itu sudah hambar.perasaannya sudah tidak sama lagi. Sudah 10 tahun yang lalu,bukankah wajar jika rasanya sudah berubah? atau kenapa rasa itu tidak hilang saja? Alex sudah cukup lelah dengan hatinya, Bisakah ia beristirahat? "Di antara kita hanya masa lalu, Tolong jangan menemui ku lagi" Perkataan itu lolos begitu saja dari bibir Alex saat melihat siapa yang menghadang jalannya. Matthew tentu tidak peduli. Matanya menatap datar pada pria tampan yang terlihat kelelahan itu. "Sayangnya masa lalu itu membuat kita kembali bertemu sekarang.karena hubungan masa lalu itu aku datang untuk menagih hasil nya.katakan, dimana bocah-bocah itu?" wajah Alex menjadi putih. "B-bocah apa?" "Benih yang waktu itu kau bawa kabur" "Si Sialan ini!" Seketika Alex mengumpat di dalam hati. **** Cerita ini Sequel dari cerita The Secretariat.cuma alur kejadiannya beda waktu aja Start : 24 Febuari 2025
Tüm hakları saklıdır
#5
kekerasan
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • You Came Back [PRIVATE] #2
  • AiNE
  • REGRET
  • The Billionaire's Revenge
  • Your Choice (REPOST)
  • Cinta Yang Terbagi (END) BELUM REVISI
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • Renandra Retha

SEQUEL OF NOT MEANT TO BE . . . "Ayok, duduk ya semuanya. Biar Bunda yang pesen, oke?" "Siap, Bunda!" Jawab serentak si kembar. Bagas hanya tertawa melihat tingkah kedua anaknya tersebut, sama sepertiku, hanya tertawa. Ku langkahkan kaki ini ke arah pemesanan makanan, saat aku hendak membuka suara untuk memesan, lelaki disebelahku menyerobotku dan memesan makanannya terlebih dahulu. "Hei! Tidak kah kamu tau arti dari mengantri?!" Sewot ku pada lelaki itu. Betapa kagetnya aku saat ia menolehkan wajahnya ke arah ku. Wajahnya masih sama. Bahkan parfume yang terciumpun juga masih sama seperti dulu, 8 tahun lalu. "Vanno?" "Rere?" Kenapa dia harus kembali, Tuhan. . . . ADA BEBERAPA CHAPTER YANG AKU "PRIVATE" LOH, JADI KALIAN HARUS FOLLOW AKU DULU UNTUK BACA CHAPTER YANG AKU "PRIVATE". Terima kasih :) . Copyright © December 2015 by bilbile

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi