Pelabuhan setelah badai

Pelabuhan setelah badai

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 14, 2024
Langit malam itu gelap, seakan turut merasakan beban yang ada dalam hati Ceyla. Langkah kakinya terhenti di depan pintu rumah yang dulunya penuh dengan tawa dan cerita. Kini, semuanya terasa kosong, hampa. Ceyla menghela napas berat, mencoba meredakan sesak yang menyerang dadanya. Dia merasa seperti kapal yang terombang-ambing tanpa arah, terdampar di tengah badai yang tak kunjung reda. Dalam dunia yang penuh dengan janji-janji manis, Ceyla malah dikhianati oleh orang-orang yang dia anggap paling dekat. Keluarga yang tak pernah peduli, teman yang hanya datang ketika butuh, dan pacar yang dengan mudah meninggalkannya setelah semua pengorbanan yang dia beri. Narendra, lelaki yang dulu mengisi hari-harinya dengan kebahagiaan, kini menjadi orang yang menghancurkan kepercayaannya. Kata-kata manis yang dulu terdengar indah, kini berubah menjadi luka yang tak pernah sembuh. Ceyla merasa seperti telah kehilangan segalanya-termasuk dirinya sendiri. Namun, di tengah segala kekacauan itu, ada satu orang yang hadir tanpa diminta. Arka. Seseorang yang dengan tenang menawarkan bahu untuk bersandar, yang tak pernah meminta apa-apa selain menjadi pelabuhan yang aman bagi Ceyla. Arka bukanlah penyelamat yang datang dalam kilat, tapi lebih seperti pelabuhan yang datang setelah badai-tenang, menenangkan, dan membuat Ceyla merasa seperti pulang. Ini adalah perjalanan Ceyla, untuk mencari dirinya kembali, melewati badai yang telah mengubah hidupnya, dan mungkin, menemukan cinta yang selama ini dia cari.
All Rights Reserved
#4
dramapersahabatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Saat Cinta Tak Terucap

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines