KARAM
  • WpView
    Membaca 18
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Des 20, 2024
Hidupku di masa SMA ibarat perahu kecil di tengah samudra. Badai datang bertubi-tubi, cinta yang karam setelah dua tahun berlayar, keluarga yang retak seperti kapal bocor, dan kesunyian yang melahapku perlahan. Di tengah rasa hancur itu, aku harus belajar mendayung sendirian, mencari alasan untuk terus mengapung. Apakah aku akan tenggelam, atau menemukan pantai yang bisa kusebut rumah? Ini adalah kisah tentang bertahan dalam keterpurukan, mencari cahaya di dasar yang gelap, dan menemukan makna hidup meski segalanya terasa tak berpihak. Karena terkadang, karam adalah awal dari perjalanan untuk menemukan daratan yang baru.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#703
takdir
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Memori Luka Seorang Ikhwan
  • Alkara ( Terbit)
  • Antarātmā (On Going)
  •  Istri Untuk Anak Manja (End)
  • Karamel [Completed]
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • Pulang yang Kutemukan dalam Dirimu
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • [TELAH TERBIT] Marriage Blues
  • HE'S COMEBACK

Sebuah kisah nyata yang diangkat dari kehidupan masa lalu muhammad khairul. "Pergilah untuk kembali" Sebuah kata yang penuh pengharapan, takkala waktu perlahan berlalu, kadang rindu harus di tanam, khayalan bertemu menjadi obat, kupandang langit, kulihat senja, umur bertambah, penantian luka, cahaya harapan pergi menjauh, hidup nelangsa menatap rembulan. Berjalan sendiri, menatap harapan. Menara putih ditengah pesantren, rambutku beruban dimakan waktu, rindu tak sampai, ku jemput ajalku dengan air mata.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan