Boundless: Ayasa's Journey

Boundless: Ayasa's Journey

  • WpView
    Dibaca 22
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 12, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
Ayasa, hanya seorang perempuan biasa yang merupakan peserta didik baru di salah satu SMA Swasta dengan lulusan terbaik sepanjang 20 tahun terakhir. SMA Ki Hajar Dewantara, sekolah swasta yang diidamkan oleh hampir seluruh orang tua. Ayasa merasa beruntung karena dari 350 Peserta Didik Baru yang diterima, ia termasuk di dalamnya. Apa jadinya ketika Ayasa yang hanya seorang murid baru, secara tiba-tiba harus terlibat dalam konflik yang sama sekali tidak diketahui oleh khalayak luar? Lalu, apa jadinya jika secara tidak sengaja Ayasa harus berhubungan dengan dua sosok terkenal di sekolah tersebut?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#26
gadistangguh
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Friendship In Love
  • PEMERAN UTAMA season 1
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Filosofi Kaktus [Selesai]
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • AILAH(END)✅
  • Here I'm (E.N.D)

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan