Mati rasa. Sialan, menghujam ku dengan rasa ini lagi. Aku benci tapi aku tak mungkin untuk menghindarinya. Menyesal pun telah sia-sia. Kenapa aku bisa jatuh cinta pada orang yang bahkan tak memandang ku sedikitpun? Kenapa juga tuhan menitipkan perasaan ini, jika pada akhirnya akulah yang akan tetap kalah...? Untuk apa aku menelisik setiap informasi yang berkaitan denganmu jika-ah, sudahlah.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Aku hanya anak yang tidak beruntung,pembawa sial,bala,atau apalah itu.Namun aku tetap anakmu.Aku tak bisa kau gadaikan dan kau tebus kembali.Sekali aku dibuang,ku tak akan kembali lagi.Karena aku tau diri!