Bahagia Itu Luka

Bahagia Itu Luka

  • WpView
    Reads 3,481
  • WpVote
    Votes 327
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 5, 2025
Kesedihan dan kemurungan selalu indra rasakan, ditambah tidak ada sosok seseorang yang menemaninya di setiap kesendiriannya. Ia sudah terbiasa hidup sendiri sedari menginjak bangku sekolah dasar. Kemana kah orang tuanya? ntahla dirinya pun tidak tau, dari mana asal usul dirinya ini dan bagaimana sosok orang tuanya. Namun, karna ada suatu pencaipan masa depan yang harus ia dapatkan, ia mulai mengumpulkan semangat itu. Seiring perlahan kehidupan ia mulai merasakan kebahagiaan, ia bisa menyingkirkan kesusahan dan kesedihannya itu sendiri. Namun siapa sangka, Bahagianya itu, terdapat luka? 📍16 Desember 2024.
All Rights Reserved
#25
indrajegel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waiting Room [TERBIT]
  • Tiga Jarum Jam [END]
  • EISHA [LENGKAP]
  • Anaphalis Javanica (Tamat)
  • Delayed happiness
  • Nanti Juga Sampai
  • HIRAETH || [SELESAI] ✅
  • Kembar Bukan Kembar
  • LUKA (SUDAH TERBIT)
  • SEGORES LUKA [End] || Alwi Assegaf

Banyak sekali luka yang ditoreh dari sebuah ruang sederhana yang semestinya menjadi tempat bertumbuh: keluarga. Bagas dan Arjuna akhirnya diam-diam mencibir diri sendiri. Terkadang meradang juga ketika satu-satunya-ibu-yang tersisa sama kerasnya dengan mereka berdua. Aneh pula rasanya ketika seseorang berkunjung di Rabu siang kala itu. Namanya Lika. Bagas pernah membual tentang "rumah trauma" yang ia bangun bersama Arjuna dan Ibunya saat dengan Lika. Bagas ingin bebas, tapi masih terasa terkungkung. Arjuna yang masih terpenjara masa lalu, belum siap menerima konsekuensi atas segalanya. Sang Ibu yang pasif namun agresif itu terus meracau sejak tujuh tahun lalu. Rumah dan keluarga menurut Bagas serta Arjuna bukanlah sesuatu yang indah, malah justru membuat perutnya nyeri saking kacau balau dibuatnya. Ini tentang luka dan trauma yang ingin sembuh di sebuah ruang riuh yang sudah lama hampa. ©️ hejtrias, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines