Aksara Jogya

Aksara Jogya

  • WpView
    Reads 291
  • WpVote
    Votes 163
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 20, 2024
Seniman tomboy dari Yogyakarta, yang menyukai langit dan bintang. Naila, seniman tomboy yang menyendiri. Hobi nya cukup sederhana hanya bermain dengan warna warna setiap hari nya bersama kucing putih nya yang di beri nama Moza. Bermain setiap hari dengan warna membuat nya menarik kesimpulan tentang cinta Menurut nya cinta itu adalah 2 warna yang harus di satu padukan kembali manjadi satu warna. Bahkan di pertemuan dengan Aksara lintang semesta bukan lah termasuk dalam rencananya untuk kembali ke kota sang seniman itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Langit Senja [end]
  • Istri Untuk Ndoro
  • Langit Mu Tak Hanya Biru
  • Sang Juragan (Gibran Danuarta) 21+
  • Ku Jadikan Kau Senja 'Niguel'
  • My Duchess / End
  • My Impossible Love
  • Cinta di Antara Dua Dunia

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines