Double Switch

Double Switch

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 16, 2024
Lisa Maxlith, agen rahasia yang berbakat dan siap dilantik sebagai calon pemimpin organisasi elite. Namun, rencana sempurnanya hancur ketika jiwanya terbangun dalam tubuh seorang remaja SMA bernama Melisa Lorent. Terjebak di dunia yang penuh drama remaja, Lisa harus berpura-pura menjadi Meli sambil mencari tahu apa yang terjadi pada tubuh aslinya. Ketika menyelidiki lebih jauh, dia menemukan bahwa ada seseorang dari dunianya yang juga terjebak dalam situasi serupa, memunculkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.
All Rights Reserved
#3
pertukarantubuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 12 Titik Balik (END)
  • Secret Evil
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal
  • Vigilant Collegium Elite High School
  • ALINE (END)
  • REKSA: The Last Bell
  • A New Life
  • DEATH CODE

(Sudah revisi) SMA Garuda Merah, sekolah megah penuh ambisi, kini menjadi kandang maut bagi dua belas jiwa muda. Dalam satu malam penuh misteri, gerbang terkunci, listrik padam, dan suara Kepala Sekolah menggemakan perintah mematikan: "Bertahanlah, atau hancur bersama waktu." Aneth, gadis tangguh namun rapuh, harus memimpin teman-temannya menari di ujung pisau. Persahabatan diuji, cinta dipertaruhkan, dan pengkhianatan berbisik di setiap sudut gelap lorong sekolah. Malam-malam panjang penuh teriakan dan isak tangis, membuat solidaritas pecah. Saat darah membasuh lantai sekolah, dan satu per satu nyawa direnggut, Aneth sadar: di permainan ini, tidak ada pahlawan - hanya korban dan pengkhianat. Di ujung segalanya, saat tubuh-tubuh yang dulu hangat kini membeku, Aneth berdiri sendiri, menggenggam bendera yang kini basah oleh darah. Dari balik jeruji tak kasat mata, ia menyadari: yang tersisa dari hidup bukan kemenangan, melainkan luka yang abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines