Tatkala Nestapa Bercinta [End]

Tatkala Nestapa Bercinta [End]

  • WpView
    LECTURAS 406
  • WpVote
    Votos 208
  • WpPart
    Partes 33
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 5, 2025
Aldrian, seorang mantan berandalan yang dikenal karena kehidupannya yang keras, tiba-tiba berubah setelah sebuah kejadian yang mengubah arah hidupnya. Di tengah perjalanan mencari kedamaian, ia bertemu dengan Alana, seorang perempuan berhati lembut yang membawa cahaya baru dalam hidupnya yang dulu gelap. Kehadiran Alana menyentuh sisi lembut Aldrian yang telah lama terlupakan, membawa harapan dan kebahagiaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Namun, perjalanan mereka penuh dengan cobaan, dan tak jarang Aldrian harus menghadapi masa lalunya yang kelam demi bisa bersama Alana. Bagaimana kisah mereka berakhir? Temukan keindahan dan ketegangan cerita ini, yang penuh dengan pengorbanan, harapan, dan cinta yang tulus. Ayo, terus baca untuk menyelami keseruan yang tak terlupakan!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Renjana [COMPLETED]
  • dari apta Untuk Abang
  • NEVERTHELOST || Love In Silence
  • Hide and Seek | aespa × NCT
  • Niskala Adarma
  • Kemana Arah Pulang?
  • SATU IKATAN, 7 JIWA [End]
  • Luka Naren.

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido