In Het Andere Leven | ft. Sunghoon

In Het Andere Leven | ft. Sunghoon

  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, dic 17, 2024
Liam de Vries kehilangan kedua orang tuanya di usia Lima belas tahun, memaksanya untuk tinggal bersama pamannya di Indonesia. Kehilangan itu meninggalkan luka yang mendalam, namun ia memilih melanjutkan hidup. Tujuh tahun kemudian, Liam pindah ke Belanda demi mengejar impian dan masa depan yang lebih baik. Liam bertemu Azelia Celeste, seorang perempuan Indonesia yang lembut dan penuh pesona. Pertemuan itu tak hanya mengubah hidupnya, tetapi juga membuka lembaran baru. Hubungan mereka perlahan menyerupai kisah cinta masa lalu yang telah lama terkubur. Apakah pertemuan ini sekadar kebetulan, atau takdir sedang mengulang kisah cinta orang tua Liam? --- Start: 17, Desember 2024
Todos los derechos reservados
#43
fallinginlove
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT)
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • DILUTED HORIZONS [COMPLETE] ✓
  • THE FIND LOVE
  • LAST NIGHT WITH YOU - JENLISA [GXG]
  • Never Really Over ✔
  • Semesta
  • NICE GUY FanFic 'After and Before' || Chaeki FF

Bagi banyak orang, Teresa dan Lionel tak lebih dari dua orang asing yang kebetulan duduk di kelas yang sama-tanpa kisah, tanpa kenangan. Tapi di balik diamnya mereka, tersimpan cerita yang pernah begitu hidup di kota kecil jauh dari Jakarta. Dulu, mereka adalah sepasang kekasih yang saling menggenggam erat di Inggris, menjadikan satu sama lain rumah dalam dunia yang asing. Namun, tidak semua kisah indah berakhir bahagia. Sebuah pertengkaran hebat memutuskan benang di antara mereka. Lionel kembali ke Jakarta lebih dulu, meninggalkan Teresa dalam ketidakpastian yang mengikis perlahan. Sejak hari itu, keduanya tak pernah saling mencari, seolah ingin berpura-pura bahwa cinta itu tak pernah ada. Dua tahun berlalu. Takdir mempertemukan mereka kembali-bukan di kedai kopi tempat mereka biasa tertawa, bukan di taman tempat mereka dulu saling menatap, tapi di sekolah yang sama, di kelas yang sama. Kini mereka berdiri di bawah atap yang serupa, namun dengan jarak yang jauh lebih dingin dari sebelumnya. Mereka tidak berbicara. Tidak saling menyapa. Hanya tatapan yang sesekali bertabrakan-penuh amarah yang tertahan, rindu yang tak diakui, dan bayang-bayang masa lalu yang belum benar-benar mati. Mereka mencoba menjadi asing, tapi hati tidak pernah bisa benar-benar lupa. Dan pertanyaannya kini sederhana: apakah kisah ini akan berakhir sebagai dendam yang terus tumbuh, atau diam-diam menjadi awal dari pertemuan yang tak pernah mereka duga?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido