Story cover for Monster Elemen by lidyaagatapransiska
Monster Elemen
  • WpView
    Leituras 2,829
  • WpVote
    Votos 174
  • WpPart
    Capítulos 59
  • WpView
    Leituras 2,829
  • WpVote
    Votos 174
  • WpPart
    Capítulos 59
Em andamento, Primeira publicação em dez 16, 2024
Di dunia ada tiga bangsa yang manusia biasa percayai, yaitu bangsa penyihir, siluman dan pensiman. 

Ketiga bangsa ini tidak pernah akur, hidup penuh dengan rasa dendam dan kebencian. 

Hingga suatu hari seorang pensiman muncul di tengah ketiga bangsa tersebut dan menggemparkan dunia. 

Ia adalah putri samudera ganda yang berasal dari kerajaan Samudera Biru, dan ia di juluki sebagai putri pembunuh!! 

Seorang putri yang penuh dengan aura mengerikan membuat ketiga bangsa yang mengetahui kemunculannya merasa terancam, terutama untuk pangeran ketiga dari kerajaan Krivolzelar.
Todos os Direitos Reservados
Índice
Inscreva-se para adicionar Monster Elemen à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#430sopan
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 7
All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE] cover
Real 王子様 [Boboiboy Taufan] ✓  cover
Petaka Eksperimen Solar cover
kisah tiga kakak tertua cover
Benang Takdir cover
Back To Home  cover
ELEMENTEL BERTEMU FUSION cover

All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE]

12 capítulos Em andamento

Nyatanya, mereka bertiga tidak sebahagia yang orang lain pikirkan. Di balik tawa dan senyuman yang mereka tunjukkan, terselubung luka yang tak seorang pun mampu melihat. Taufan yang ingin diakui keberadaannya. Ice yang mendambakan kebebasan. Dan Thorn yang haus akan apresiasi dari sang Bunda. Taufan terus mencoba membuktikan dirinya sendiri, berusaha untuk diakui, meski dirinya seringkali tak dihargai. Ice, meskipun selalu tampak tenang, namun ia terjebak dalam batasan tubuhnya yang rapuh, bermimpi bisa merasakan bebasnya dunia tanpa halangan apapun. Thorn, dengan segala usahanya, merasa tak pernah cukup baik untuk mendapatkan kasih sayang yang tulus dari sang Bunda. Di dunia yang mengagumi harmoni, tak ada yang tahu bahwa kehancuran perlahan mulai menghantui. Tapi, sampai kapan mereka bisa bertahan dalam diam? Sementara hati mereka perlahan terkikis oleh kesedihan yang mendalam.