Alexandra

Alexandra

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 16, 2025
Brian adalah seorang pria yang tampaknya telah menaklukkan banyak aspek kehidupan-karier yang cemerlang, pencapaian yang gemilang, dan segala sesuatu yang seolah menggambarkan kesempurnaan. Namun, di balik itu semua, ia menyembunyikan kekosongan yang tak terjamah: kegagalannya memahami cinta. Dalam labirin perasaan yang tak pernah tuntas, ia berjalan tanpa arah, tak pernah benar-benar tahu seperti apa sosok wanita yang ia dambakan. Dalam upayanya melawan kehampaan, ia menciptakan sosok wanita dari serpihan imajinasinya-bayangan yang ia bentuk dari harapan, mimpi, dan ilusi. Wanita itu menjadi pendamping dalam pikirannya, sebuah kehadiran yang, meski tak nyata, terasa begitu hidup. Namun, imajinasi ini perlahan memudar seiring waktu, hanya untuk bangkit kembali dalam wujud yang tak terduga-seorang wanita nyata yang berdiri di hadapannya, membawa pertanyaan yang lebih besar: apakah ia siap menghadapi cinta, ataukah ini hanyalah permainan takdir yang lain? Dengan segala keraguan dan kebingungannya, Brian terjebak di antara dunia fantasi yang ia ciptakan dan kenyataan yang menantinya. Ia adalah jiwa yang mencari, namun tak pernah tahu pasti apa yang sebenarnya ia cari.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VENATOR OBSCURUS
  • Kang Younghyun : Finale (Young K DAY6) [Completed]
  • Aku Ingin Bercerita (TAMAT)
  • Imperceptible Boundary [COMPLETED]
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • The Black Rose; YoungK Day6
  • Fatal Attraction
  • Kepingan Hati yang Hilang
  • LUNAR VEIL: The Hidden Path
  • Zaici Huilai

Pernahkah kau merasa bahwa dunia yang kau kenal sebenarnya hanya sebuah ilusi, diciptakan oleh tangan yang lebih kejam dari sekadar penulis? Davin tidak memilih untuk masuk ke dalam cerita ini. Ia hanya terjebak di dalamnya. Sebuah dunia yang berputar di luar batas pemahaman, tempat di mana setiap langkah yang diambil dan setiap kata yang diucapkan mengikatnya lebih erat ke dalam takdir yang telah tertulis. Di dunia ini, bukan hanya bayangan yang mengikuti-bayangan itu memburu. Apa yang terjadi ketika kebenaran yang kau kejar ternyata jauh lebih mengerikan daripada kebohongan yang kau hidupi? Ketika jalan yang kau tempuh hanyalah ilusi yang ditulis oleh kekuatan yang lebih tua, lebih kejam, dan lebih cerdas dari dirimu? Davin, terperangkap di antara versi-versinya yang saling berkelahi, berusaha mencari celah untuk melarikan diri. Tapi saat ia mulai memahami dunia yang mengurungnya, ia menyadari satu hal yang menakutkan: Tidak ada jalan keluar, karena ia adalah bagian dari cerita itu. Cerita ini menulisnya lebih daripada ia bisa menulis dirinya sendiri. Di dunia di luar logika ini, setiap rasa takut adalah sebuah kalimat yang berulang, dan setiap pilihan hanya akan membawa lebih banyak penderitaan. Maka, ketika Davin mencoba untuk melawan, sebuah suara bisik dari kedalaman kegelapan berkata: "Kau pikir ini akan berakhir? Kau baru saja memulai babak pertama, Davin. Selamat datang di permainan yang tak bisa dimenangkan. Kau akan terus berlari... dan aku akan terus menulis." Di sini, tidak ada yang bisa diandalkan. Tak ada yang bisa dipercaya. Bahkan dirimu sendiri. Selamat datang dalam cerita di mana yang benar-benar gila adalah kenyataan, dan yang tak terlihat lebih menakutkan daripada yang bisa kita bayangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines