"Mencari rumah yang mampu memeluk seutuhnya."
Ada beberapa anak yang tumbuh dengan banyak tawa.
Ada yang tumbuh dengan rumah yang hangat.
Lalu ada dia.
Sejak kecil, ia tumbuh menyaksikan hal-hal yang seharusnya tidak perlu dilihat terlalu cepat.
Kata-kata yang meninggi, perlakuan yang keras, perpisahan yang datang tanpa aba-aba, dan orang-orang yang perlahan pergi satu per satu.
Teman yang menjauh.
Orang terdekat yang meninggalkan.
Waktu yang terasa berlari terlalu cepat.
Di usianya yang masih muda, ia merasa seperti sedang mengejar banyak hal sekaligus-mengejar waktu, mengejar mimpi, mengejar ketertinggalan, bahkan terkadang mengejar dirinya sendiri.
Sementara remaja lain sibuk menikmati masa mudanya, ia justru sibuk bertahan.
Karena masa lalu memang tidak selalu tinggal di belakang.
Kadang ia ikut tumbuh bersama seseorang.
Menjadi ketakutan di masa kini.
Menjadi alasan mengapa seseorang sulit percaya, sulit menetap, dan sulit menganggap sebuah pertemuan akan berlangsung lama.
Lalu semesta mempertemukannya dengan banyak persimpangan baru.
Tentang kehilangan.
Tentang pertemuan.
Tentang orang-orang yang datang.
Dan tentang satu pertanyaan yang terus ia simpan.
All Rights Reserved