Mencintai dalam ketidaksetaraan

Mencintai dalam ketidaksetaraan

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2024
[FOLLOW AKUN TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA] Aisyah, seorang gadis sederhana dengan kehidupan yang jauh dari sorotan, diam-diam menyimpan perasaan pada ustadz Farhan Al-Banna seorang pendakwah muda sekaligus penyanyi sholawatan yang dikenal luas. Setiap kata dakwahnya, setiap alunan sholawatnya, menggema di hati Aisyah seperti doa yang tak pernah selesai. Namun, ia sadar, dirinya hanyalah gadis biasa yang hanya bisa mengagumi dari kejauhan. "Aku siapa? Hanya satu di antara ribuan orang yang mendengarkan ceramahnya, satu di antara jutaan yang memuji sholawatnya. Tapi, entah mengapa, dalam setiap suaranya, ada kedamaian yang terasa hanya untukku." Setiap malam, Aisyah membuka media sosial, melihat ustadz Farhan Al-Banna berbicara penuh ketenangan dan kharisma. Rasa cintanya tumbuh dalam doa-doa yang ia panjatkan diam-diam. Baginya, mencintai dalam ketidaksetaraan bukanlah kelemahan,melainkan kekuatan untuk menerima, mencintai, dan merelakan. "Aku tahu, aku tak mungkin ada di dunianya. Tapi apa salahnya jika aku mencintainya dalam diam? Mendoakannya dalam sunyi? Bukankah cinta yang paling tulus adalah cinta yang tak meminta balasan?" PENASARAN KAN SAMA CERITA NYA? YUK LANGSUNG BACA! JANGAN LUPA KASIH VOTE DAN COMMENT!! Note: ( JANGAN JADI PEMBACA GELAP)
All Rights Reserved
#598
aisyah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Qiyamah Senja-completed
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • the best choice
  • Tahajjud Cinta [END]
  • ALESYA (END)
  • Cinta Yang Habis

~Teenfiction-Romance-Religi~ Cinta? Apa itu cinta? Bagiku cinta itu bulshit, hanya sekedar omong kosong. Aku bahkan nggak pernah menganggap bahwa cinta itu ada di dunia ini. Kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehan luka. -Aisyah- *** Dua pria, satu wanita. Antara sahabat dan cinta, keduanya sama-sama berarti dalam hidup. Entah memilih maju untuk memperjuangkan perasaan demi cinta atau malah memilih mundur merelakan perasaan demi sahabat. Keduanya memang pilihan yang sulit, tapi lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa wanita yang mereka cintai adalah wanita yang phobia tentang segala hal yang berhubungan dengan cinta. "Coba sebutkan satu kata yang mendefinisikan cinta menurut lo". "Bulshit". "Kenapa lo bisa nyimpulin kalau cinta itu bulshit?". "Ya emang kenyataannya gitu kan. Cinta itu cuman omong kosong. Nggak ada yang bisa dipercayai di dalam cinta". "Jadi lo benar-benar gak percaya kalau cinta itu ada?". "Iya, kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehkan luka". "Sekarang mungkin lo nggak percaya kalau cinta itu benar-benar ada, tapi suatu saat nanti lo akan menyesali perkataanmu itu. Tunggu aja Syah, akan kubuat lo benar-benar merasakan cinta dengan cara gue sendiri hingga lo lupa akan rasa sakit di dalamnya". *** Akankah Aisyah benar-benar akan merasakan cinta? Akankah mindset Aisyah akan berubah tentang cinta? Atau malah lebih memilih mementingkan egonya untuk tidak akan pernah merasakan sesuatu bernama cinta? Ikuti kisahnya dan kamu akan mendapatkan jawabannya. Siapin tissue yang banyak karena cerita ini akan mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan bersyukur, serta mengajarkan arti cinta sesungguhnya. Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata dengan dibumbui sedikit cerita fiksi untuk melengkapi kisah nyata yang kurang lengkap.

More details
WpActionLinkContent Guidelines