Peluk Luka Hujan

Peluk Luka Hujan

  • WpView
    Membaca 2,527
  • WpVote
    Vote 1,399
  • WpPart
    Bab 22
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mei 16, 2025
DRAMA - ROMANCE ⚠CERITA INI HANYA BERSIFAT FIKSI⚠ [ CERITA INI MASIH DALAM TAHAP REVISI ] " Hujan itu selayaknya obat untuk semua luka. Jadi rasakan setiap tetesnya yang mampu menenangkan hati dan pikiran. Nikmatilah air yang membasuhi wajahmu dengan lembut dan harmonis. Maka kamu akan mengerti arti hujan bagi dirimu sendiri " _______________________________ Hujan memiliki maknanya masing-masing di setiap orang. Ada yang membuat mereka bahagia, sedih, kecewa, bahkan mungkin trauma. Begitupun dengan Aina Jelita Arshavina, hidup penuh dengan banyak luka yang dibuat oleh mamanya sendiri. • • • " Biarkan hujan membasuh semua sakit dalam hatimu, dan aku akan menemanimu " ~ Arvin Erlangga Xavier ~ " Bagaimana bisa aku melupakan semua luka jika hujan turun setiap saat " ~ Aina Jelita Arshavina ~ ••• 🚫DILARANG PLAGIAT🚫 Allah Maha Mengetahui apa yang kita kerjakan!!! Ambil manfaatnya buang mudharatnya ( keburukannya ) !
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#476
novelfiksi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • A Past Dark
  • Jangan Datang Hujan (TERBIT)
  • HUJAN DI BULAN JUNI
  • Raina
  • The Rain
  • Until The End Of Story
  • Umbrella Life [END]
  • AMIRA [hiatus]
  • My Home [Hujan Series]

Suatu hari tak sengaja aku mengenal sesosok pria manis yang juara gombal di pantai yang menakdirkanku memilikinya. Awalnya aku merasakan kebahagiaan, aku tak tau kalau endingnya akan sebegini beratnya. Bagiku kehilangannya adalah hal yang paling menyakitkan dan menyeramkan. Wanita ketigalah penyebab semuanya. "Mungkin aku kalah saingan dengan dia" batinku pilu Aku tak mengerti kenapa aku hanya bisa memilikinya sesaat? Kenapa di saat aku ingin bahagia, ia malah menjauh dariku... Mana janji yang sering dia ucapkan padaku? Mengapa kau tak membuktikannya? "Mungkin aku wanita yang tak memiliki apapun untuk membuatnya bahagia" Namun, salahkan aku? Jika aku ingin bersamanya? Jika aku ingin menapaki hidup bersama? Tuhan, kuatkan aku yang semakin rapuh dan lemah... Karena ulahnya.. Nantikan ceritanya ya guys🙏🙏. DILARANG KERAS PLAGIAT🚫 #jangan lupa komen #nantikan terus lanjutnya #ikuti terus karya saya ya #makasih atas waktunya yang sudah membaca novel saya #awas baperrrrrrrr

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan