Annisa

Annisa

  • WpView
    Reads 380
  • WpVote
    Votes 272
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 29, 2024
Annisa hadir dalam relung jiwaku, menyatu dalam setiap hela napas dan denyut nadiku, seolah takdir telah menulis namanya di setiap lembar tak kasat mata kehidupanku. Annisa bukan sekadar nama, dia adalah cahaya dalam hidupku. Dalam setiap senyum dan tutur lembutnya, aku menemukan dunia yang selalu kunantikan. Novel ini adalah kisah tentang dia-wanita yang selalu menjadi yang terbaik untukku. Melalui halaman-halaman ini, aku ingin mengenang momen-momen spesial kami: tawa di tengah hujan, percakapan tanpa akhir di bawah bintang-bintang, hingga dukungan tak tergoyahkan saat dunia terasa runtuh. Annisa adalah cerita tentang cinta yang sederhana, namun dalam; tentang kebahagiaan yang kutemukan hanya dalam kehadirannya. Buku ini bukan hanya catatan perjalanan, tetapi persembahan dari hatiku untuk wanita yang telah membuat hidupku lebih indah. Annisa adalah bukti bahwa cinta sejati bukan hanya ada di dongeng-ia nyata, dan aku menemukannya dalam dirinya.
All Rights Reserved
#164
ceritakita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Echoes of past Longing
  • FRIENDzone (Completed)
  • Too Far to Hold [COMPLETED]
  • Lembut Seperti Doa
  • JAM 3 SORE
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Hujan [ PUISI ] ✔️

Sejak bangku Sekolah Dasar, Kate dan Livia telah berbagi cerita, tawa, dan rahasia kecil yang hanya dimengerti oleh sahabat sejati. Kini, di usia dua puluh tahun, kedekatan mereka tak pernah luntur. Kate adalah sosok yang jatuh cinta pada kata-kata. Ia menulis puisi seolah-olah sedang mencurahkan isi hatinya, membaca buku seperti melarikan diri ke dunia lain. Musik adalah pelengkap dunianya-sesekali ia bermain piano, memetik gitar, bernyanyi lirih, atau memasak camilan kecil sebagai teman senyap dalam kesendiriannya. *** Pertemuan pertamanya dengan Harley terjadi begitu sederhana-di perpustakaan, ketika laki-laki itu secara tidak sengaja menyenggolnya. Dari insiden kecil itu, tumbuh sesuatu yang jauh lebih besar dari yang pernah mereka bayangkan. Enam tahun mereka bersama, menulis kisah yang indah sekaligus rumit. Hingga suatu hari, tanpa kata yang cukup, mereka memilih untuk berjalan di jalan yang berbeda. Bukan karena tak cinta, tapi karena cinta saja tak lagi cukup. Kini, setelah sekian waktu berlalu, Harley datang kembali-membawa tawaran yang mengusik hati Kate. Ia ingin Kate menjadi vokalis di band-nya. Pertanyaannya: akankah Kate mengiyakan, saat hati mereka pernah retak oleh kisah yang belum tuntas? -Happy Reading, enjoy every page!

More details
WpActionLinkContent Guidelines