Unbreakable vow | Draco Malfoy

Unbreakable vow | Draco Malfoy

  • WpView
    LETTURE 15
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, gen 3, 2025
Dipercaya keluarga Greengrass mengadopsi seorang anak dari kembar 2 dari sebuah keluarga pureblood yang mengancam kehidupan para Half-blood dan Muggle. Anak itu tidak pernah terlihat sekalipun di dunia sihir maupun non-sihir, entah bagaimana keluarga Greengrass menyembunyikan anak yang mengancam itu. Di sisi lain James Potter menjadi ayah baptis dari anak dari temannya yang dikatakan kedua orangtuanya telah meninggal ketika melahirkannya. Karena itu Harry James Potter dan Lunette Adora Potter sudah bersama sejak bayi meski satu tahun sekali Lunette pergi ke kediaman Greengrass karena masih memiliki kekerabatan dengan Greengrass. . "Lune, kita dalam bahaya, janganlah pernah mengaku bahwa kamu berkerabat dengan keluarga Greengrass, mereka mencari 'dia', kamu harus menemukan 'Dia' lebih dulu dan aku percaya 'dia' bisa membantu keluargaku, karena saat ini semua keluarga Greengrass dalam bahaya termasuk kerabatnya" jelas Astoria pada Lune. . "Rasanya seperti tiada esok hari bagi kita semua" Lunette pasrah dengan keadaan "Lune, aku harap kita bisa tidur bersama sambil membaca komik lagi dibawah tangga berdebu itu, aku sungguh menyayangimu adikku" Harry membelai rambut Lunette yang sudah kusut dan kotor itu. Adiknya membalas dengan pelukan diikuti air matanya yang keluar begitu saja. "Ron, aku berharap aku bisa mengalahkanmu bermain batu lempar di danau" Hermione sambil menyender ke bahu Ron, Ron hanya terkekeh kecil mendengar itu. "Kita akan selamat, diumur yang muda seperti ini tolong hiduplah" Draco sebal melihat ke 6 temannya pesimis "Kau harus selamat draco, jika kau mati, maka akupun mati" Lune Timeline sedikit mengacak dari aslinya hehe. Seluruh karakter milik J.K Rowling kecuali cast tambahan.
Tutti i diritti riservati
#772
harrypotter
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • The Labyrinth Of Unbreakable Vow
  • 𝐏 𝐑 𝐎 𝐏 𝐇 𝐄 𝐂 𝐘 | draco malfoy
  • The end of a waiting [hiatus]
  • 𝗦 𝗼𝗳 𝗵𝗼𝘂𝘀𝗲 𝗴𝗮𝘂𝗻𝘁 || D.Malfoy (discontinued)
  • Casey and Elle | Book 1 ✔️
  • 𝗣𝘂𝗿𝗲𝗯𝗹𝗼𝗼𝗱 || D.Malfoy
  • SLYFFINDOR [draco malfoy] END
  • ICONIC POTTER

Katherine Dalton yang temperamental bertemu dengan Draco Malfoy yang angkuh. Tak pernah ada kata damai di antara mereka. Dua siswa Slytherin ini tampaknya tak sanggup menahan bara emosi yang terus membakar. Draco, dengan segala arogansinya, kerap melontarkan provokasi, sementara Katherine-layaknya kobaran api yang tak pernah padam-selalu membalas dengan ledakan amarah yang menggelegar. Namun, di tahun keenam mereka di Hogwarts, halaman depan Daily Prophet meledak dengan berita panas yang menggelegar-seperti suara Rita Skeeter berteriak di telingamu tanpa jeda. Si pirang menyebalkan itu kembali memuaskan dahaganya akan sensasi, kali ini dengan tajuk utama yang nyaris membuat seluruh dunia sihir membeku: "PENYATUAN DUA KELUARGA DARAH MURNI: IKATAN BARU DRACO MALFOY DAN KATHERINE DALTON." Tajuk itu cukup untuk membuat Katherine mendesis tajam penuh amarah. "Demi janggut Merlin, akan kutinju wajah panjangnya!" geram nya, membanting Daily Prophet ke meja dengan kekuatan penuh tepat di hadapan Ron Weasley-yang hanya bisa terbatuk gugup dan mundur beberapa inci. Dengan napas memburu, Katherine bergegas menuju pintu Aula Besar, menendangnya hingga terbuka lebar, menciptakan keheningan yang mendadak dan mencekam. Semua mata menoleh-tentu saja mereka tahu kabar apa yang tengah menggemparkan Hogwarts pagi itu. Namun Malfoy muda duduk tenang, seolah seluruh dunia di sekelilingnya tak berarti apa-apa. Ekspresinya hampa. Hampa seperti tubuh tanpa jiwa. Theodore Nott melirik tajam, mencoba membaca wajah Malfoy. Ia ingin tahu-apakah Draco benar-benar telah mendengar kabar ini? "Katie mungkin benar-benar akan menghancurkan wajah Rita Skeeter," gumam Zabini dengan nada geli, menyeringai tipis. Parkinson di sisinya hanya mengangguk pelan, sependapat. Sebuah perang bisa saja pecah-tak ada yang tahu pasti. Tapi satu hal yang jelas: Katherine Dalton tidak akan diam saja membiarkan perjodohan ini terjadi begitu saja. ⚠️ Draco Malfoy fanfiction

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti