Avenoir

Avenoir

  • WpView
    Leituras 17
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jan 24, 2025
"Aster, bersiaplah, prolog barumu akan segera dimulai!" . . . . . . . Aster ivor seorang gadis muda yang terkurung didalam loteng tua berdebu. Para tikus yang hidup berdampingan dengannya terlihat lebih sejahtera dibandingkan dirinya yang setiap hari harus makan makanan sisa yang sudah basi, tubuhnya penuh luka dan memar akibat sering menjelma menjadi samsak pelampiasan amarah dari Leah dan ibunya. Suatu malam disaat kematian hendak menjemput dirinya, cermin tua di loteng itu memantulkan sosok dengan pakaian serba putih layaknya malaikat, "Selamat malam," ucap sosok itu bagikan alunan orkestra yang membawa ketenangan dihati Aster Sosok itu kemudian memperkenalkan diri sebagai seorang penyihir namun bagi Aster sosok itu adalah malaikat yang mengubah nasibnya.
Todos os Direitos Reservados
#121
siren
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • My Loneliness
  • The Forgotten Chronicles: The Cursed Realm [End]
  • Pangeran Kegelapan
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Mencuri Pengantin Adikku
  • Duo Berandal yang Terculik✔
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • LITTLE GIRL
  • Twinblossom

Harusnya kamu itu sadar diri jadi orang. Setelah apa yang kamu lakuin dulu kamu pantas mendapatkan ini semua." Tio kembali meninggikan suaranya. Thasya yang mendengar teriakan itu memejamkan matanya untuk menahan air matanya. "Udah aku bilang berkali-kali papa. Bukan aku yang dorong kak Vian," teriak Thasya dengan air matanya luruh seketika. "Kamu mengelak lagi. Padahal udah jelas kamu yang memdorong kakakmu sampai jatuh tangga. Dan kamu sekarang ingin bunuh adikmu karena gagal membunuh kakakmu," ucap Tio tajam dan tanganya melempar ikat pinggang itu kearah Thasya. Dan bagia besi ikat pinggang itu mengenai dahi Thasya sampai berdarah.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo