Bagaimana jika cinta seperti coding? Ada syntax-nya, ada error-nya, dan kadang... butuh waktu lama untuk compile?
Tsaluna Jazeera tidak pernah berencana jatuh cinta pada seorang programmer. Di dunianya yang penuh warna pink, puisi, dan metafora, cinta seharusnya datang dengan cara yang romantis-bukan dengan suara ketukan keyboard dan aroma kopi yang menguar dari sudut perpustakaan kampus. Namun, Fayriel Daeven, dengan kacamata dan rambut ikalnya yang selalu tertata rapi, telah mengacaukan semua algoritma hatinya.
Tapi bagaimana bisa? Di saat Tsaluna sibuk menulis puisi tentang senja dan rindu, Fayriel tenggelam dalam dunia binary yang hanya mengenal 0 dan 1. Tak ada ruang untuk interpretasi. Tak ada tempat untuk makna tersirat. Yang ada hanya logika dan kepastian-dua hal yang justru tak pernah Tsaluna temukan dalam perasaannya sendiri.
Sementara itu, Dharael, senior jurusan Statiska yang selalu memperhatikannya dari jauh, mungkin lebih memahami 'bahasa' Tsaluna. Ia hadir dengan perhitungan yang tepat, memberikan perhatian dalam diam, menunggu saat yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya. Tapi hati tidak pernah bisa diprediksi dengan rumus matematika, bukan? Di tengah kerumitan perasaannya, Tsaluna harus berjuang dengan tugas-tugas kuliah, rindu pada kampung halaman, dan tekanan sebagai mahasiswa perantau. Untunglah ada Nashara yang setia menemani lewat pesan-pesan panjang dan telepon tengah malam, serta Zein-sahabat Fayriel yang senantiasa mengejek Tsaluna dan Fayriel.
"Pink & Binary" adalah kisah tentang bagaimana cinta tidak selalu berbicara dalam bahasa yang sama. Kadang ia datang dalam bentuk error yang tak terpecahkan, atau dalam bait puisi yang tak pernah terkirim. Mungkin, seperti dalam dunia programming, cinta juga butuh proses debug yang panjang sebelum akhirnya bisa running dengan sempurna. Akankah Tsaluna berhasil men-decode hati Fayriel? Atau justru akan menemukan cinta dalam variable yang tak terduga?
Statusnya sebagai mahasiswi jurusan Teknik Informatika, membuat Hana terbiasa berpikir logis dan runut. Bukan sentimen seperti kebanyakan gadis alay.
Hana percaya seperti halnya pembuatan program komputer, cinta pun akan ada trial dan errornya.
Hanya saja untuk meminimalisir kemungkinan potensi error dalam menjalin asmara, Hana senantiasa membentengi hati. Tak ubahnya sistem komputer yang dipasangi firewall.
Tapi siapa sangka, firewall hati Hana perlahan disusupi. Layaknya Trojan Horse yang menyaru menjadi kawan, membuat nyaman namun melumpuhkan.
Di sinilah Hana, berawal dari proyek software yang harus selesai dalam satu semester, kemudian menemukan dosen pembimbing yang tak lain adalah dosen fakultas sebelah.
Bagaimana jadinya kalau Hana yang selama ini awam asmara, mulai kepincut pria dewasa?
Mereka berbeda, beda segmen, beda server.
"Bagi cowok seumuran dia, gue ini cuma bocah."
_Raihana Adelia Taher_
💻 Beberapa chapter akan diprivate, silakan follow untuk membaca💻
Ranking:
#1 Komputer : 25-01-2021
#3 ABG : 18-08-2020
#1 Software : 25-08-2020
#1 TeknikInformatika : 01-09-2020
#1 Kuliah : 15-06-2021
#4 Lecturer : 16-05-2021
#1 Dokter : 17-07-2021
#6 Agegap : 27-04-2021
#10 Mahasiswa : 16-05-2021
#1 Remaja : 17-07-2021