Memory Of Tears

Memory Of Tears

  • WpView
    Reads 616
  • WpVote
    Votes 296
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 27, 2025
𝓜𝓮𝓶𝓸𝓻𝔂 𝓞𝓯 𝓣𝓮𝓪𝓻 "𝐊𝐞𝐬𝐮𝐧𝐲𝐢𝐚𝐧 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐩𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐫𝐦𝐞𝐠𝐚𝐡 𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐝𝐮𝐤𝐚 𝐭𝐚𝐦𝐩𝐢𝐥 𝐩𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐢𝐧𝐚𝐫 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐰𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐧𝐝𝐢𝐰𝐚𝐫𝐚 𝐮𝐬𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐫𝐩𝐞𝐧𝐣𝐚𝐫𝐚 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐤𝐞𝐝𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐠𝐞𝐥𝐚𝐩𝐚𝐧"
All Rights Reserved
#558
sakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karena Kamu Rumahnya
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Narasi patah hati
  • If we can together
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • THE CLIMB [Completed]

"Gue datang karena cinta, berjuang karena yakin. Gue terus bertahan dan balik lagi buat dia, walau kadang rasanya capek sendiri. Tapi ternyata, takdir punya rencana lain. Gue dipertemukan sama lo-seseorang yang nggak pernah menghakimi gue, bahkan saat gue salah. Lo yang selalu ngargain sekecil apa pun yang gue kasih, tanpa nuntut balik." ~Aqevra Naylashine Al Zhafira~ Aqevra rela pindah sekolah demi berada di samping pacarnya-Calven Arelliano Freyx. Alasan Aqevra pindah bukan hanya sekadar itu saja. Tapi ada banyak hal yang... tidak semuanya harus diceritakan, bukan? Cukup ikuti saja perjalanannya. "Ternyata itu lo? Atau gue cuma halu karena mengharapkan lo datang? Tapi itu mirip sekali. Gadis manis, bersiap-siaplah untuk berpaling dari laki-laki tidak bertanggung jawab itu." ~Zevran Arelle Narellan~ Kesimpulannya adalah.... kamu punya cinta, tapi hanya Tuhan yang mampu membolak-balikkan hati dan perasaan, mengatur takdir yang tak bisa kita tebak atau lawan. Bagaimana jika orang yang kamu cintai justru menjadi alasan terbesarmu untuk terluka? Mampukah kamu bertahan atau memilih untuk pergi saat segalanya mulai runtuh? Saat janji berubah menjadi dusta, dan harapan perlahan memudar, apa yang akan kamu pilih: bertahan dalam luka atau mencari kebebasan yang baru? WARNING!!! Jangan cuma jadi penonton, ikuti cerita ini sampai titik terakhir. Karena jawaban yang kamu cari ada di sana. semua jawaban ada di halaman berikutnya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines