Happy Birthday

Happy Birthday

  • WpView
    Reads 938
  • WpVote
    Votes 386
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 23, 2025
Kaila Azalia Putri Elena, seorang gadis cantik berusia 17 tahun, hidup dalam bayang-bayang kesedihan yang mendalam. Ia telah kehilangan ibunya di hari kelahirannya, sebuah peristiwa yang telah meninggalkan luka yang tak kunjung sembuh. Ayahnya, yang seharusnya menjadi sumber kekuatan dan dukungan, justru menyalahkannya atas kematian ibunya. Kaila dianggap sebagai pembawa sial, dan teman-temannya menjauhinya. Namun, kehadiran Zalvaro Alexander Nugroho, seorang siswa baru yang berasal dari keluarga Nugroho, membawa perubahan dalam hidup Kaila. Zalvaro, yang menyimpan banyak tanda tanya, membuat Kaila penasaran akan dirinya. Ia ingin mengenalnya lebih dekat dan membantu Kaila menghadapi kesulitannya. Dengan dukungan Zalvaro dan kakaknya, Keisya, Kaila berusaha menghadapi ayahnya dan membuktikan dirinya bahwa ia bukanlah anak pembawa sial. Mereka berjuang untuk kebahagiaan dan pengakuan, serta mencari kekuatan diri untuk menghadapi kesulitan yang ada. "Happy Birthday" adalah kisah inspiratif tentang kekuatan diri, cinta, dan pengorbanan. Kisah ini mengajarkan kita bahwa kebahagiaan dan pengakuan tidak selalu datang dari luar, tetapi juga dapat ditemukan dari dalam diri kita sendiri.
All Rights Reserved
#11
beromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Dia Andara
  • Ayyara Azalea Mahendra
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • [Complete] Senja di balik Hujan
  • Silence In Their Minds
  • 100 days with you [Tamat]

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines