Happy Birthday

Happy Birthday

  • WpView
    Membaca 931
  • WpVote
    Vote 386
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 23, 2025
Kaila Azalia Putri Elena, seorang gadis cantik berusia 17 tahun, hidup dalam bayang-bayang kesedihan yang mendalam. Ia telah kehilangan ibunya di hari kelahirannya, sebuah peristiwa yang telah meninggalkan luka yang tak kunjung sembuh. Ayahnya, yang seharusnya menjadi sumber kekuatan dan dukungan, justru menyalahkannya atas kematian ibunya. Kaila dianggap sebagai pembawa sial, dan teman-temannya menjauhinya. Namun, kehadiran Zalvaro Alexander Nugroho, seorang siswa baru yang berasal dari keluarga Nugroho, membawa perubahan dalam hidup Kaila. Zalvaro, yang menyimpan banyak tanda tanya, membuat Kaila penasaran akan dirinya. Ia ingin mengenalnya lebih dekat dan membantu Kaila menghadapi kesulitannya. Dengan dukungan Zalvaro dan kakaknya, Keisya, Kaila berusaha menghadapi ayahnya dan membuktikan dirinya bahwa ia bukanlah anak pembawa sial. Mereka berjuang untuk kebahagiaan dan pengakuan, serta mencari kekuatan diri untuk menghadapi kesulitan yang ada. "Happy Birthday" adalah kisah inspiratif tentang kekuatan diri, cinta, dan pengorbanan. Kisah ini mengajarkan kita bahwa kebahagiaan dan pengakuan tidak selalu datang dari luar, tetapi juga dapat ditemukan dari dalam diri kita sendiri.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
happybirthday
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • l'm Fine :) [ON GOING]
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • Whispers Between Tears
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT
  • Enemies in Flames
  • Dia Andara
  • Ayyara Azalea Mahendra
  • Silence In Their Minds

"Anak hebat Ayah, kalau sudah besar mau jadi apa?" Suara itu masih terngiang di kepala Syela, lembut dan penuh kasih sayang. Malam itu, ia masih berusia enam tahun, duduk di pangkuan ayahnya yang selalu wangi dengan aroma buku dan kopi. "Dokter, Ayah. Supaya Syela bisa menyembuhkan orang-orang dan membantu banyak orang," jawabnya dengan penuh semangat. Ayahnya tertawa kecil, mengusap kepalanya dengan penuh kebanggaan. "Syela janji ya, suatu hari nanti akan jadi dokter hebat? Ayah janji akan selalu menuntun langkah Syela sampai impian itu terwujud." "Iya, Ayah! Syela janji! Terima kasih, Ayah. Syela sayang Ayah, sampai kapanpun." Janji itu terdengar begitu nyata, seolah hanya terjadi kemarin. Tapi kini, bertahun-tahun setelahnya, Syela hanya bisa menatap kosong ke langit-langit kamar. Ayah tidak lagi di sini. Janji itu, yang dulu terdengar seperti kepastian, kini hanya tinggal kenangan yang menggantung di dara. Syela menarik napas panjang, meremas ujung selimutnya. Sudah bertahun-tahun sejak ia kehilangan sosok yang paling ia cintai. Tapi luka itu tak pernah benar-benar sembuh. "Mana janji Ayah yang akan menuntun langkah Syela?" baca selengkap nya ya! @ssabrinena @syelas.story

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan