We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Twinkle
  • WpView
    Reads 397
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 31, 2024
WpInfo
Fanfic
TOMORROW X TOGETHER (TXT)
Aku dulu memilih dua manusia, Si Tinggi dan Si Kecil. Selalu kupanggil begitu sampai aku mengetahui nama mereka, Juna dan adiknya, Alan. Jimmy adalah kata yang mereka gunakan untuk memanggilku. Jadi, halo, namaku Jimmy. Butuh beberapa waktu untuk menyadari bahwa nama itu adalah milikku. Hari-hari kami bertiga dulu begitu hangat, seperti bersarang di bawah selimut tebal di kala hujan lebat. Iya, hujan besar! Karena Alan dan Juna tidak begitu bahagia. Tapi jika kami berlindung bersama dalam selimut, semuanya akan baik-baik saja. Tapi segalanya berubah ketika si Tinggi pergi. Ia membawa tas besar dan meninggalkan pelukan terakhirnya untuk si Kecil di depan pintu. Setelah itu, rumah ini mulai terasa dingin. Mungkin, tak ada cara untuk menghangatkan anak itu lagi di tengah bekunya kamar kami ini. Aku adalah seekor kucing yang anggun dan bijaksana, tetapi itu tak cukup membuatku memahami sepenuhnya pola pikir manusia dan apa-apa yang terjadi di antara mereka. Yang kupahami, seperti cahaya lilin yang hampir padam melebur, Alan tak akan bertahan lama dalam keputusasaannya menunggu Juna kembali. Sampul sementara bersumber dari pinterest, nama kreator belum diketahui.
All Rights Reserved
#88
kucing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang ; Gemilang
  • APOLOGY
  • [✓] EVERLASTING SHINE
  • Walk The Line - [Enhypen] SLOW UP
  • Mysterious Love [END]
  • [Minsung] Only One Reason: Your Precious Smile
  • Family Line
  • R U M I T
  • GALEN [END]
  • Sembagi Arutala

[Spin off Our House] Ini tentang sakitnya Gemilang. Gemilang, si anak ceria yang perlahan kehilangan senyumannya, si anak baik yang perlahan mulai mewaspadai banyak orang dan kehilangan kepercayaannya untuk mempercayai seseorang. Semakin besar semakin hilang sinar senyum yang selalu singgah di bibirnya dan semakin menyakitkan pula kehidupan yang dia jalani. "Menyimpan sakit dalam diam itu benar-benar sesuatu yang buruk." NOTE : [Sebelum baca book ini WAJIB membaca Our House terlebih dahulu!!] ❗ SLOW UPDATE ❗️Banyak adegan bullying dan kekerasan terhadap anak. *** Copyright © purpelyb 2024 📢 NOTE : FANFICTION ⚠️ Dilarang plagiat, copy ataupun yang bersifat meniru!! ⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines