Cinta dalam Dua Perang

Cinta dalam Dua Perang

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 21, 2024
Di tengah perjuangan merebut kemerdekaan, Kartika Dewi, seorang wanita tangguh dengan hati yang lembut, bertemu dengan Muhammad Rashid, pria alim dari keluarga terpandang. Cinta mereka lahir di tengah badai perang, tapi ujian besar datang ketika Kartika kembali ke medan laga, bertemu Justin Rudolf, seorang tentara KNIL yang memilih membelot demi kebenaran. Saat Kartika berjuang untuk negaranya, Rashid tergoda oleh wanita lain. Konflik antara cinta, kesetiaan, dan pengorbanan memaksa Kartika membuat pilihan besar: bertahan dalam perang atau meraih kebebasan untuk dirinya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meraih Cinta Suamiku
  • Sakura Garden
  • Labirin Hati
  • JEJAK KEGELAPAN, PERJALANAN MENUJU CAHAYA
  • Cinta Beda Agama
  • Sekali Lagi
  • Cinta untuk NATASYA
  • MENCINTAI DAN DICINTAI
  • Cinta Datang Saat Peperangan

Menikah karena dijodohkan dengan seorang yang dari segala sisi sempurna Arina mengira jika dirinya akan bahagia bersama dengan pilihan orangtuanya, tapi rupanya hidup tidak berjalan seperti yang Arina inginkan. Sadewa Natareja, pria yang masuk ke dalam jajaran anggota dewan rakyat paling muda ini nyatanya tidak bisa menjadikan Arina sebagai seorang istri yang seutuhnya. Pengorbanan Arina menerimanya yang berstatus duda dan merawat anaknya yang berusia kurang dari satu tahun nyatanya tidak bisa membuat Dewa mencintai Arina seperti dirinya mencintai istri pertamanya, Husna. Dimata Dewa, Arina tidak lebih dari seorang wanita yang dipilihkan ibunya untuk menjadi teman dibawah atap yang sama dan sosok yang menjadi ibu untuk putra kesayangannya sebaik apapun Arina berusaha menjadi istri yang baik untuknya. Semua hal yang dilakukan Arina serasa tidak berarti sama sekali sampai akhirnya Arina lelah sendiri, meraih cinta suaminya nyatanya hal yang mustahil bagi Arina. Perlahan, Arina menjauh membangun benteng tinggi yang membuat Dewa tersadar betapa seharusnya dia bersyukur memiliki Arina dalam hidupnya. Sayangnya, semuanya sudah terlambat. "Mas Dewa, aku capek."

More details
WpActionLinkContent Guidelines