Story cover for H O M E  by daisylovielily
H O M E
  • WpView
    LECTURAS 18
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 18
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado dic 21, 2024
"Lo goblok atau gimana, sih?! Dia selingkuh terang terangan! Di depan mata lo!"
"Gue ga keberatan kalau itu buat dia netap"
"Tolol"
-*-*-*-
"Kamu di mana? Aku udah nunggu di halte"
"Aku udah pulang bareng Yuna, sayang"
-*-*-*-
"Hari ini jadi, kan?" 
"Maaf sayang, aku udah janjian sama Kiara"
-*-*-*-
"Kak, kalau misalnya aku cacing, kakak masih cinta aku, ga?" 
"Pertanyaan macam apa itu, hmm? kamu dapet dari mana pertanyaan kaya gitu?"
"Dari tiktok, hehe"
"Sini aku hapus tiktok kamu"
"Eh, jangaan. Satu pertanyaan lagi, deh"
"Hmm?"
"Kakak bosan ya sama aku?"
"..."
"Kalau iya, jangan bilang bilang, ya. Soalnya aku ga tau harus ngapain"
-*-*-*-

Chyrilla Auryn Delmora P. Atau gadis yang lebih akrab di panggil Auryn oleh teman teman atau orang orang yang mengenalnya, gadis yang memiliki keluarga lengkap namun tidak merasakannya . Gadis yang benar benar tidak memiliki siapa siapa, selain kekasihnya. Hanya kekasihnya, Rakha, Anggara Rakha Putra sebagai tempatnya berpulang.

Tiga setengah tahun menjalin hubungan, Auryn merasa ada yang aneh dari pacarnya yang selingkuh secara terang terangan. Namun Auryn bertahan, hingga ia tau mengapa pacarnya melakukan itu.
-*-*-*-

No one allowed to copy my story!
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir H O M E a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#59pengganti
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
BarraKilla de novaadhita
64 partes Concluida
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
Sudut pandang (felisha) de alghisty_
7 partes Continúa
"Kasih gue tutorr dong din. Kayaknya lo gampang banget bisa punya pacar. Masa gue yang ganteng gini belum bisa dapetin feli juga? Lo sih fel. Susah banget di gapai. Tinggal terima gue kenapa sih? Gue kan iri sama nadine" omel galuh menyalahkan felisha membuat felisha memutar bola matanya malas. "Ya lagian, ngapain juga lo sukanya sama gue? Kan banyak cewe lain yang bisa lo sukain" cibir felisha. "Ya ngga tau, ini semua kan gara-gara lo. Siapa suruh lo cantik, gemesin, nganenin, lucu gitu? Kan gue jadi suka sama lo" *** Galuh menggeleng cepat "Ngga kok, Ayo bareng aja. Searah juga kan tujuan kita. Ke pelaminan" gurau Galuh dengan alis yang ia naik turunkan membuat felisha berdecak. "Buru! Ngga usah bercanda. Gue Ngga punya banyak waktu" desak felisha. Karena sebentar lagi shift kerjanya akan dimulai, menjadi seorang barista di caffe Coffee yang terkenal membuatnya menjadi super super sibuk disela tugas kuliahnya. Galuh murung, karena gombalannya yang sama sekali tidak mempan untuk felisha "Ya kan siapa tau nanti bukan sekedar candaan lagi fel. Tapi jadi kenyataan" ^^ "Gue buru buru itu karena Ngga pengen ketemu lo galuh" terang felisha membuat Galuh mencibir. "Jahat banget omongan lo sha. Tapi tenang aja, gue Ngga sakit hati kok" ^^^ "Ayo! Galuh tolong anterin gue ya. Nanti gue bensinin" ujar felisha sembari melongokkan kepalanya ke samping, agar bisa melihat wajah galuh yang tertutup helm hitamnya. "Dikiranya gue ojek kali. Padahalkan gue rela lakuin apapun buat dia, jangankan nganterin. Nemenin jadi suami aja pasti bakal gue jabanin" gumam galuh mencibir. "Hah?? Lo ada bilang sesuatu galuh?" "Ngga. Gue cuma bilang iya felisha cantik, lucu, unyu-unyu, gitu kok" Aku Ngga ngarep banyak yang voment, tapi disini Aku cuman pengen karya Aku bisa sampai tamat aja. Ngga lebih
RAGARA [ on going ] de zhraasxx
14 partes Concluida
Kata orang, memiliki saudara kembar itu menyenangkan. Memiliki teman saat ada dirumah, memiliki teman saat kesepian, memiliki teman bermain yang menyenangkan, kemana mana bersama dengan kembarannya & menghabiskan waktu bersama. Namun tidak bagi 2 kembar ini. Raga & Gara, saudara kembar yang memiliki sifat yang bertolak belakang satu sama lain. Mereka berbeda dengan kembaran yang lainnya, jika yang lainnya sangat akrab & dekat satu sama lain. Berbeda hal-nya dengan Raga & Gara. Mereka memang saudara kembar, namun keduanya serasa seperti orang asing yang tak mengenal satu sama lain. Selama kurang lebih 2 tahun membangun band bersama. Keduanya pun tetap terasa asing, meski mereka harus profesional, tapi tetap saja mereka tak pernah akur. Disaat keduanya hidup dengan urusannya masing masing, datanglah seorang gadis yang membuat masing masing mereka, berubah perlahan dan menaruh perasaan dihati mereka. Rinayya Cakrawangsa, gadis yang berhasil membuat sikembar R&G jatuh didalam perasaan mereka. ❝Gue gatau salah gue apa Ga, selama ini gue udah coba tahan sama kata-kata lo. Tapi sekarang lo udah kelewatan! Gue ini kakak lo Raga!❞ ─ Gara Adiyaksa ❝Lo gasadar Gar? Lo itu udah ngerebut semua kebahagian gue! Apa itu ga cukup buat lo?! Lo udah ambil Papa sama Mama! sekarang lo juga mau ambil cewe yang gue cinta?! Apa mau lo Gara?!❞ ─ Raga Adiyaksa ❝Kalau gue yang menyebabkan kalian terpecah kayak gini. Lebih baik, dari dulu gue ga muncul didalam kehidupan kalian.❞ ─ Rinayya Cakrawangsa Siapkah kamu menyelam kedalam cerita kehidupan mereka? Jika iya, maka aku akan membawamu menuju kisah cerita mereka. • • ┈┈┈┈ ๑ ⋅ ⋯ ୨ ୧ ⋯ ⋅ ๑ ┈┈┈┈ • • ⚠️ WARNING !! : harsh words, dan ada beberapa adegan kekerasan ( jadi mohon bijak sebagai pembaca ) HAPPY READING ALL && JANGAN LUPA BERI TANDA JEJAK YA ALL! LOAFSS 💗 n : don't plagia(t)rism! if you came just to copy my story, you better go
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
BarraKilla cover
GRIZLEN {On Going} cover
Endless Summer [TAHAP REVISI] cover
We Are One cover
Sudut pandang (felisha) cover
RAGARA [ on going ] cover
G.H.E.A ✔[END] cover
WHO ? cover
NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING cover

BarraKilla

64 partes Concluida

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!