Kita, Perlahan

Kita, Perlahan

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing1h 16m
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 3, 2025
Nadia tidak pernah mengira rutinitasnya menemani sang ibu ke terapi akan mempertemukannya dengan Aksa, seorang psikoterapis dengan tatapan teduh namun sikap yang sulit ditebak. Sementara Nadia berusaha menjaga jarak, Aksa justru mendekatinya dengan cara yang tak biasa-terkadang hangat, terkadang mengusik. Dalam tarik-ulur perasaan yang rumit, mereka menemukan bahwa cinta sering kali muncul di tempat dan waktu yang paling tak terduga. Tapi, apakah hati yang penuh keraguan mampu menerima seseorang yang nekat memperjuangkan rasa?
All Rights Reserved
#128
nadia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmaraloka Saptakāla
  • Duel Kembar Aldrich (END)
  • Pelangi Setelah Hujan
  • He's Mine Not Yours ✓
  • My Baby
  • The Same Heartbeat
  • 𝐊𝐄���𝐓𝐔𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐖𝐀𝐒 𝐈𝐓𝐔 𝐒𝐔𝐀𝐌𝐈𝐊𝐔! || 𝐂
  • Dua Helai Daun

Apa jadinya bila cinta harus melintasi tujuh masa untuk bisa bertahan? Raden Panji dan Dewi Sekartaji adalah dua jiwa yang dipertemukan lewat perjodohan kerajaan. Namun, sebelum janji suci mereka terikat, Dewi Sekartaji diracun oleh musuh Kerajaan Jenggala hingga tubuhnya membeku - hidup tapi tidak sepenuhnya bernyawa. Raden Panji diberi tiga pilihan: - Menyerahkan dua kerajaan demi nyawa Dewi Sekartaji, - Membiarkan Dewi Sekartaji dinikahi musuhnya, atau - Melewati lorong waktu tujuh masa, untuk mematahkan racun di jepit rambut yang merenggut jiwa gadis yang dicintainya. Raden Panji memilih pilihan ketiga - sebuah sumpah mustahil. Di setiap masa, ia tetap menjadi dirinya sendiri, tetap membawa ingatan dan cintanya. Tapi Dewi Sekartaji... selalu menjelma sebagai sosok berbeda, gadis lain dengan nama lain. Ia harus selalu diingatkan, dihidupkan kembali, dan diajak jatuh cinta sekali lagi. Dari dunia pegunungan, samudra bajak laut, padang pasir, hingga masa kini yang asing, mereka berdua berjuang untuk satu hal: cinta yang tak bisa dipatahkan oleh waktu. Tapi, mampukah cinta mereka bertahan ketika musuh lama ikut terbawa ke setiap masa? Atau justru cinta itu akan runtuh di masa terakhir - antara hidup dan mati?

More details
WpActionLinkContent Guidelines