Be My Lovers at Midnight [on-hold]

Be My Lovers at Midnight [on-hold]

  • WpView
    Reads 3,311
  • WpVote
    Votes 397
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 5, 2026
"Peraturannya sederhana, kita cuma kudu bersikap kayak pasangan selama 2 bulan seperti yang ada di perjanjian. Setelah itu, kita selesai." *** Selama dua puluh enam tahun hidupnya, Giesha tak pernah merasa begitu tertekan sebelum undangan pernikahan sang adik tiba di tangannya. Bunda turut mencecar beragam pertanyaan 'kapan menikah?' 'kapan bawa pacarmu ke rumah?' 'Bunda takut kamu jadi perawan tua' yang juga membuat Giesha meradang. Suatu hari temannya mengatakan bahwa ada sebuah tempat yang menyediakan jasa kencan buta tengah malam di distrik Eden yang segera memenuhi pikiran Giesha, lantas saja ia setuju alih-alih terus disemprot mencari seorang pacar oleh keluarganya. Giesha kira semuanya akan membaik, akan tetapi ia salah besar tatkala tahu ia dipasangkan dengan Jiro Pratama, seorang guru Anak Berkebutuhan Khusus yang tidak sengaja menumpahkan kopi di laptopnya tempo hari lalu. Ditambah, Jiro bersikap begitu sempurna di depan keluarganya sehingga dengan cepat pria itu disukai oleh kedua orang tuanya. Baik, tidak apa-apa, Giesha hanya harus bertahan 2 bulan sebelum perjanjian tertulis itu selesai. Setelah itu, semuanya akan selesai, atau juga ... tidak? ©aiursteru 2025 adult romance story | on-going, very slow update.
All Rights Reserved
#54
blinddate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mr. Right For Now
  • Love Him? Big NO!!! [On Going]
  • Midnight Love
  • 2nd Bite of The Cherry
  • FOREVER YOURS REGARDLESS
  • God Gave Me You [The Wattys 2022 Winner]
  • Compromise
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • Cinta Salah Kirim

[BACA SAAT ON GOING. INTERMEZZO PART DIHAPUS 1X24 JAM SETELAH PUBLISHED] May contain some mature convos and scenes. "Aku akan bayar semua hutang kamu, asal kamu menikah denganku." Aku tidak tahu bagaimana mengurus anak, juga tidak tertarik untuk melakukannya biarpun usiaku sudah menginjak 24 tahun. Tapi aku harus bisa sekarang sebagai balasan untuk perjanjian yang aku dan Ekata lakukan. Bayi di depanku ini tidak bisa dikatakan jelek. Apalagi dengan mata bulat dan besarnya, serta pipi bulat, dan rambut ikal berwarna cokelat tua. Tangannya yang seperti logo ban berwarna putih yang berlipat-lipat itu berusaha meraih mainan berbentuk bintang yang menggantung di atas kepala. Dia, Alma, lucu dan dia anaknya Ekata, suamiku. Bingung, kan? Sama, aku juga. Jadi, ini awal mula bagaimana aku, Adina, terjebak di benang kusut yang aku buat. Lalu semakin kusut setelah ibu kandung dari Alma datang dan memintanya kembali. GENG BUAYA SERIES #2

More details
WpActionLinkContent Guidelines