Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
OLD LOVE

OLD LOVE

  • WpView
    MGA BUMASA 74
  • WpVote
    Mga Boto 8
  • WpPart
    Mga Parte 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Jan 18, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
Di masa perjuangan Indonesia, cinta terlarang antara Lakshmita, seorang wanita Jawa, dan Jenandra, pria keturunan Indonesia-Belanda, berakhir tragis, menyisakan sebuah kalung sebagai simbol cinta mereka. Puluhan tahun kemudian, Zaya, cicit Lakshmita, menemukan kalung tersebut di rumah tua keluarganya. Sejak itu, ia dihantui mimpi-mimpi tentang masa lalu, menyadarkannya akan hubungan yang tak terputus dengan leluhurnya. Pertemuan dengan Jayandra, seorang pria misterius, dan keterlibatannya dengan Kalingga, kekasihnya di masa kini, membawa Zaya ke dalam pusaran cinta segitiga yang membingungkan-seolah-olah sejarah kembali terulang. Saat kebenaran tentang reinkarnasi dan takdir terungkap, Zaya harus memilih: mengikuti cinta masa lalu yang abadi atau merajut masa depan bersama cinta di masa kini.
All Rights Reserved
#520
reinkarnasi
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • GARBHAPATI
  • Let Me Love You [TERBIT]
  • Janji yang Menemukan Rumah
  • Jejak Waktu
  • Behind Our Eyes
  • Trauma Is Real
  • Fate at the Edge of the sword

Tinta emas menuliskan kemasyhuran Wilwatikta yang agung; puja-pujian bagi darah campuran pengkhianat dan pejuang yang bersatu, melahirkan raja-raja Jawa. Tak terhapus, namun namanya tercela sepanjang aksara pujangga yang menuliskannya: Jayanegara-yang kotor, tamak, rakus, dan cacat. Jayanegara, Yuwaraja yang hina, tiada sebaik-baiknya Maharaja Majapahit. Ia tumbal demi kemurnian tahta, kekuasaan fana yang ditebus leluhurnya dengan pertumpahan darah Mahisa Campaka dan perebutan singgasana yang berlumur durhaka. Dan kini, ramalan menggantung di ubun-ubunnya: wafatnya akan seiring dengan kecewanya Roro Sekarwuning, di bawah naungan Wintang Alit yang murka. Semesta mendengar tangisnya yang patah, mendengar amuknya yang terpendam dalam sunyi; dendam disemai, dan segala kutukan Kala menghantam jiwanya tanpa ampun. Seluruh jagat raya menolak kehadirannya, mengutuk setiap tapak yang ia tinggalkan di bumi. Namun Sanghyang Tunggal, dalam Krodha-Nya yang menggelegar, mengabulkan doa-doa Jayanegara yang terisak di antara dupa dan darah: terlahir kembali dalam perwujudan pria milenial abad ke-21, mengembara mencari cintanya yang hilang, memungut serpihan jiwa yang telah lama lenyap, di bawah bayang-bayang Kala Ratri yang tak pernah tidur. Indonesia, ranahasmoro. ©(2025-2026) [ Perlu diingat bahwa cerita ini merupakan karya fiksi dan fantasi. Beberapa elemen mungkin tidak sesuai dengan sejarah atau kenyataan. Hak cipta dilindungi. ]

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman