KUCING ITU ANAKKU!

KUCING ITU ANAKKU!

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 23, 2025
"LOHHH AKU SEEKOR KUCING?!" Teriak seseorang ketika melihat pantulannya disebuah air yang menggenang. Dia adalah Yugo, seorang laki-laki yang seharusnya menjadi mahasiswa terbaik di sebuah kampus ternama. Kini, malah bertranformasi menjadi seekor kucing hitam yang tampak lusuh tengah celingak-celinguk di sebuah jalan yang tampak sepi. Kucing itu terdengar mengeong, padahal nyatanya dia sedang menggerutu dengan penuh rasa keterkejutan. Tiba-tiba datang sesosok dengan siluet tubuh tinggi, dan memakai pakaian seragam sekolah. Yugo nampak ketakutan, 'Gila, dia manusia atau bukan?!' tubuhnya berangsur mundur perlahan dan siap-siap untuk kabur menghindarinya. Namun, sosok itu berhasil menangkapnya lalu membersihkan kotoran yang menempel pada tubuh Yugo. "Wah, ada anak kucing." Ucap sosok itu yang kini terlihat jelas oleh Yugo, dia menatapnya tidak asing. 'Kayak dejavu.' Ketika Yugo sedang menelusuri ingatannya, muncul suara yang menggema. "HARU! BURUAN." Membuat Yugo terperanjat, dan menatap pemuda itu tak percaya. 'Kenapa wajah dan namanya sama?' Haru yang dipanggil segera bergegas dan tak lupa membawa Yugo, "Lah, ngapain dah bawa kucing lagi." Yugo menoleh ke arah sumber suara, 'LOH OM HAIKAL? Tapi kenapa wajahnya nampak lebih muda?' 'ANJIR JANGAN-JANGAN?!'
All Rights Reserved
#94
anakkampus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Cerita Kita
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • U R My ...? [Terbit✓]
  • Reynand & Joya | END
  • Kelas A [End]
  • Keano
  • GREENSTA [END]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon

"Mampus! Baru tau rasa kan hidup sama ibu bikin lo menderita? kalau udah gitu, lo mau apa, Dar? Mau nebeng hidup bareng gue sama Papah? Kedengarannya emang jahat, tapi gue minta, lo jangan masuk ke kehidupan kita lagi. Asal lo tau, kita udah punya keluarga kecil yang bahagia." Satya berucap tajam pada adik kecilnya Darma yang juga sedang menatapnya gamang. Satya menghela napas memalingkan wajah melihat mata bulat itu memerah dan berkaca hendak menangis, satu yang pasti Satya bisa melihat kekecewaan mendalam pada sinar redup sang adik. Satya dan Darma adalah kakak beradik yang dulu sangat dekat. Namun segalanya berubah saat Darma memilih ikut sang ibu, yang kini memiliki anak dari laki-laki lain. Bagi Satya, itu adalah pengkhianatan. Sejak saat itu, hubungan mereka retak. Satya menyimpan benci, sementara Darma hanya bisa mencoba memperbaiki yang sudah rusak. Mereka memang masih bersaudara,tetapi apakah itu cukup untuk menyatukan dua hati yang terlanjur terluka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines