KUCING ITU ANAKKU!

KUCING ITU ANAKKU!

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 23, 2025
"LOHHH AKU SEEKOR KUCING?!" Teriak seseorang ketika melihat pantulannya disebuah air yang menggenang. Dia adalah Yugo, seorang laki-laki yang seharusnya menjadi mahasiswa terbaik di sebuah kampus ternama. Kini, malah bertranformasi menjadi seekor kucing hitam yang tampak lusuh tengah celingak-celinguk di sebuah jalan yang tampak sepi. Kucing itu terdengar mengeong, padahal nyatanya dia sedang menggerutu dengan penuh rasa keterkejutan. Tiba-tiba datang sesosok dengan siluet tubuh tinggi, dan memakai pakaian seragam sekolah. Yugo nampak ketakutan, 'Gila, dia manusia atau bukan?!' tubuhnya berangsur mundur perlahan dan siap-siap untuk kabur menghindarinya. Namun, sosok itu berhasil menangkapnya lalu membersihkan kotoran yang menempel pada tubuh Yugo. "Wah, ada anak kucing." Ucap sosok itu yang kini terlihat jelas oleh Yugo, dia menatapnya tidak asing. 'Kayak dejavu.' Ketika Yugo sedang menelusuri ingatannya, muncul suara yang menggema. "HARU! BURUAN." Membuat Yugo terperanjat, dan menatap pemuda itu tak percaya. 'Kenapa wajah dan namanya sama?' Haru yang dipanggil segera bergegas dan tak lupa membawa Yugo, "Lah, ngapain dah bawa kucing lagi." Yugo menoleh ke arah sumber suara, 'LOH OM HAIKAL? Tapi kenapa wajahnya nampak lebih muda?' 'ANJIR JANGAN-JANGAN?!'
All Rights Reserved
#20
wattpadoriginal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • U R My ...? [Terbit✓]
  • KIARILHAM【END】
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Kelas A [End]
  • [ End ] F For Family (Season 2)
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓
  • Dua Puluh Menit [END]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Keano

[Selamat membaca] ◌Dalam tahap revisi◌ Angin berhembus menerpa rambut Glory, rumput dan bunga bergoyang seakan menikmati suasana tenang. "Maafkan gue yang dulu dan sekarang." Gio menatap Glory sekilas "Gue mencoba memaafkan nya." ucap Glory Semuanya hening, desiran angin menerpa rumput-rumput masih menemani mereka. "Kembalilah ke gue." Gio menggenggam tangan Glory. Namun Glory menepisnya "Sudah cukup sandiwaranya? tidak ada yang perlu di katakan lagi? Gue pulang.besok hari bahagia." Glory bangkit dan meninggalkan Gio sendiri di sana. "Gue tau ini salah gue,Glory.tapi tolong mengerti keadaan dan situasi apa yang gue hadapi, sekali aja lu ngertiin posisi gue tapi lu gak pernah. Gak pernah ngertiin gue sama sekali." Teriak Gio prustasi Glory yang belum jauh dari sana menghela napas, "Gue tau gue gak pernah ngertiin lu makannya gue memilih menjauh dari lu, biar lu mendapatkan orang yang selalau bisa mengerti situasi dan keadaan lu." Glory mengusap air matanya dan berlari pulang. Cerita seseorang yang mengorbankan segalanya demi mendapatkan cinta sejati, cinta bukan hanya sekedar kasih sayang dan takut kehilangan. Namun sebuah kata yang sangat berarti di kehidupan. saling melangkapi, memahami satu sama lain dan menerima kekurangan dan kelebihan. Tidak bersatu bukan mungkin berpisah tapi batas dan adanya jarak yang mempersulit mereka. Situasi, keadaan tidak mendukung mereka untuk bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines