Caitllynne

Caitllynne

  • WpView
    Reads 1,604
  • WpVote
    Votes 808
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 27, 2025
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!!!] 🌷🌷🌷 2 gadis yang terlihat sangat marah itu mendekat ke arah Caitllynne, dan salah satu dari mereka mencekik leher Caitllynne dan memojokkan Caitllynne di dinding dengan tekanan yang sangat kuat, membuat Caitllynne sangat susah untuk bernafas, rasanya seperti ingin mati jika di perlakukan seperti itu. "Ternyata peringatan gue waktu itu, lo anggep main main ya!?" Gadis itu semakin memperkuat cengkraman tangannya, hingga membuat Caitllynne tidak bisa bernafas. Kaizy. "DENGER YA LYN!! GUE BISA BUAT LO MATI DI SINI SEKARANG!! KALO LO GAK JAUHIN AXEL!!" Dengan suara yang sangat murka terhadap Caitllynne. "GUE BENCI JALANG KAYA LO!! JALANG TETAPLAH JALANG, DAN LO, SELAMANYA AKAN TETAP MENJADI JALANG YANG PALING GUE BENCI!! SAMPAI KAPANPUN GUE GAK AKAN PERNAH SUDI BUAT MAAFIN LO!!" Rasa sakit yang sangat amat lara ia rasakan. Darah yang kembali mengalir dari hidungnya membuat ia semakin lemah tak berdaya. "Lo gak tuli kan Lyn!? Dengerin ucapan gue dengan baik!" "Jauhin Axel, dan jangan pernah menjadi jalang buat Axel!! Kalo sampe lo ngelanggar apa yang udah gue bilang, LO AKAN MATI DI TANGAN GUE!!" Jari telunjuk di tangan kiri yang Kaizy gunakan untuk menunjuk wajah Caitllynne. Kaizy menekankan kalimat terakhirnya. Caitllynne terduduk lemah di lantai dengan rasa sakit di dadanya yang kian bertambah sakit, darah yang terus mengalir tanpa henti dari hidungnya. Caitllynne berusaha untuk menghirup udara, namun, sangat sulit. Belum sempat Caitllynne mengatur nafasnya dengan normal, ia sudah mendapatkan guyuran air dingin yang menggunakan ember besar, dari Kaizy dan Zalfa. Caitllynne pikir tadi sudah selesai, ternyata belum. "Ini peringatan terakhir buat lo, jalang!!" Kaizy melempar ember besar itu ke sembarang arah sebelum akhirnya ia pergi dari toilet. "Sakit...tuhan..." "Jangan mati sebelum mewujudkan impian mamah..." Ucap Caitllynne susah payah, sebelum akhirnya ia tak sadarkan diri dan tergeletak di lantai.
All Rights Reserved
#5
beban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeKaNa (END)
  • Am I Strong?[TAHAP REVISI]
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]
  • Where's Home
  • TRAUMATIZED🪽(END)
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • ABLUVION {COMPLETED}

BUKAN BL ATAU SEBAGAINYA, INI BROTHERSHIP, KALAU SAMPAI ADA YANG BILANG BL. GUE JAMBAK🙏🏻🙏🏻🙏🏻 . . . Bagi Devan, Kaivan itu seperti ember bocor, congor nggak pernah di jaga, somplak, dan menyedihkan, mungkin?. Sedangkan Naren, baginya anak bungsu Papanya itu anak pintar, cerdas, bertanggung jawab, dan pembohong. Bagi Kaivan, Devan itu orang blakbakan,menganggu, aneh, sinis, sok,dan er-- menakutkan?, Sedangkan Naren, orangnya sok cool, pedas, sok paling sempurna, dan emm-- sedikit kejam Bagi Naren, Kaivan itu orangnya songong, tak tahu aturan, urakan, dan mulutnya persis kayak cewek. Dan baginya, Devan itu orangnya sinis, sok keren, dan anak Papa. Tapi, itu hanya sementara saja " BISA DIAM NGGAK LO BREGSEK ? " " Jadi lo bisa mikirkan, kalau mau tinggal sama gue harus gimana?" " LO GILA, LO GILAAA " " Ya gue gila "..... Khaisar Walau udah end, tetap vote ya, hargai penulis Untuk menjaga kesejahteraan bersama, ayoo voteee jangan jadi pembaca gelap hehehe . . . . BUKAN PLAGIAT ATAU APA, AKUN PERTAMA LUPA SANDI, JADI BUAT AKUN LAGI Jangan lupa tinggalin jejak ya guys jangan jadi pembaca gelap

More details
WpActionLinkContent Guidelines