Caitllynne

Caitllynne

  • WpView
    Reads 1,617
  • WpVote
    Votes 808
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!!!] 🌷🌷🌷 2 gadis yang terlihat sangat marah itu mendekat ke arah Caitllynne, dan salah satu dari mereka mencekik leher Caitllynne dan memojokkan Caitllynne di dinding dengan tekanan yang sangat kuat, membuat Caitllynne sangat susah untuk bernafas, rasanya seperti ingin mati jika di perlakukan seperti itu. "Ternyata peringatan gue waktu itu, lo anggep main main ya!?" Gadis itu semakin memperkuat cengkraman tangannya, hingga membuat Caitllynne tidak bisa bernafas. Kaizy. "DENGER YA LYN!! GUE BISA BUAT LO MATI DI SINI SEKARANG!! KALO LO GAK JAUHIN AXEL!!" Dengan suara yang sangat murka terhadap Caitllynne. "GUE BENCI JALANG KAYA LO!! JALANG TETAPLAH JALANG, DAN LO, SELAMANYA AKAN TETAP MENJADI JALANG YANG PALING GUE BENCI!! SAMPAI KAPANPUN GUE GAK AKAN PERNAH SUDI BUAT MAAFIN LO!!" Rasa sakit yang sangat amat lara ia rasakan. Darah yang kembali mengalir dari hidungnya membuat ia semakin lemah tak berdaya. "Lo gak tuli kan Lyn!? Dengerin ucapan gue dengan baik!" "Jauhin Axel, dan jangan pernah menjadi jalang buat Axel!! Kalo sampe lo ngelanggar apa yang udah gue bilang, LO AKAN MATI DI TANGAN GUE!!" Jari telunjuk di tangan kiri yang Kaizy gunakan untuk menunjuk wajah Caitllynne. Kaizy menekankan kalimat terakhirnya. Caitllynne terduduk lemah di lantai dengan rasa sakit di dadanya yang kian bertambah sakit, darah yang terus mengalir tanpa henti dari hidungnya. Caitllynne berusaha untuk menghirup udara, namun, sangat sulit. Belum sempat Caitllynne mengatur nafasnya dengan normal, ia sudah mendapatkan guyuran air dingin yang menggunakan ember besar, dari Kaizy dan Zalfa. Caitllynne pikir tadi sudah selesai, ternyata belum. "Ini peringatan terakhir buat lo, jalang!!" Kaizy melempar ember besar itu ke sembarang arah sebelum akhirnya ia pergi dari toilet. "Sakit...tuhan..." "Jangan mati sebelum mewujudkan impian mamah..." Ucap Caitllynne susah payah, sebelum akhirnya ia tak sadarkan diri dan tergeletak di lantai.
All Rights Reserved
#203
penyakitan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where's Home
  • HUJAN WAKTU ITU (tahap revisi)
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • KAIREL [END]
  • The Unexpected Stranger
  • Bukan Cerita Kita
  • ★BABY ZION★
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]

"Gue punya 1 janji sama bokap gue" ujar zayn "Apa?" "gue gabakal nikah/menjalin hubungan lebih dari teman dengan siapapun" ucapan zayn kali ini bener-benar membuat harapan sena untuk menjadi pendamping zayn hancur. "Kenapa?" "Karena kenapa kita susah payah menjalin hubungan kalo ujing-ujungnya bakal pisah" "Itu tergantung sama diri lo sendiri" "Kalo lo suka sama cewe juga bakal nikah" "Gak mungkin" "Kalo tiba-tiba lo marriage by acciden gimanaa?" "Maksud lo gue buntingin anak orang gitu?" "Iyaa siapa tau kan" "Ehhh satu-satunya anak orang yang bakal gue buntingin karena gasengaja itu cuman lo" "Dihhh pd bangettt najiss loo!!!" "Iya lahhh secara kalo gue kobam sampe gasadar aja yang nolongin pasti lo" "Nahh bayangin aja kalo gue lagi nafsu pas kobam terus lo dateng, wihhh jadi sasaran empuk dehh lo" "Apaan sihh ngomong tuh yang jelas-jelas ajaa!!!!" "Emang ini kurang jelas?" "Anehhhhh"

More details
WpActionLinkContent Guidelines