senorita

senorita

  • WpView
    LECTURAS 0
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 22, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
Etiquetasislamicjamiah
[ on going ] Seinna Aurora Qanita, gadis religius yang berumur 19 tahun, tapi dia tidak pernah merasakan apa itu cinta sebelumnya. Lelaki tampan merupakan tipenya, namun dia rasa Semua lelaki tampan itu bisa menyakitinya, dan cukup tidak realistis jika ia menemukan lelaki tampan yang sangat sempurna akan segala Hal. Pikirannya berhenti ketika dia bertemu lelaki yang bahkan ia tidak pernah duga, dia merasakan sebuah gejolak aneh dihatinya. Tak henti memikirkan lelaki itu, merasa hatinya telah terbuka untuk memulai sebuah kisah. Yang pada akhirnya, seinna terjebak pada perasaan yang ia ganjal dan pendam selama ini. "Loving you had consequences." © bittersyuit. 2024
Todos los derechos reservados
#686
islamic
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Qanita
  • ARGA [REVISI]
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • Aurorabilia {END}
  • Ex or New? [REVISI]
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • SEIMAN SEPELAMINAN
  • A Journey with You
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • ZA&RA
Qanita

"Mulai sekarang kita tidak ada hubungan apa-apa. Kita jalan masing-masing dan jangan ganggu aku lagi!" Qanita Zaura Nindya, gadis berusia 20 tahun itu mematung, seluruh tubuhnya seakan kaku. Qanita berusaha untuk mencerna setiap kata yang baru saja ia dengar. Apakah itu hanya ilusi? Seseorang yang dulu sangat mencintainya dan selalu bersamanya, kini dengan santai mengucapkan kata perpisahan. "Dit, aku bisa jelasin semuanya. Apa yang kamu lihat ini salah." Qanita berusaha untuk mencegah langkah lelaki itu sekuat tenaga, tentu dengan air mata yang tidak bisa berhenti keluar dari pelupuk mata. "Raditya Evansyah. Aku mencintaimu!" Suara Qanita begitu lantang mengucapkan kata cinta kepada lelaki yang kini meninggalkannya. Namun lelaki itu tidak memedulikannya sama sekali, ia terus berjalan tanpa beban. Pantaskah Qanita menangisi lelaki seperti itu? Pantaskah dia mempertahankan cinta yang hanya menimbulkan luka? Saat Qanita sudah hancur, semua yang ada di angannya pun hilang, lenyap begitu saja. Bagai mimpi tapi ini nyata! Kepingan indah kini berserakan tak ada harganya, bagaimana Qanita bisa menyatukan kembali mimpi itu dalam genggaman rida Allah. Hancur adalah titik paling menyakitkan dalam hidup! Sertakan sumber jika ingin mengutip tulisan sederhana ini. -Allah Maha Melihat- Start 17 November 2019 Finish --

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido