Not your typical middle school story

Not your typical middle school story

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 7, 2025
6 orang anak laki-laki yang mengikuti kegiatan pertukaran pelajar, terpaksa bergabung menjadi satu tim yang dimana mereka tak saling akrab antara satu sama lain. Anak laki-laki berotak cerdas manipulatif dan bermulut pedas, Anak laki-laki berekspresi datar yang menyukai hal-hal berbau gore, Anak laki-laki alim yang bersikap layaknya "father figure" bagi mereka, Anak laki-laki berperawakan cantik dan menawan yang merupakan sekretaris OSIS, Anak laki-laki artistik yang sungguh menggemari gambar dan anime, serta Anak laki-laki yang dikenal sebagai pembuat onar disekolah mereka. Keenamnya terpaksa bekerjasama dan sebisa mungkin untuk akur sekaligus mengenal satu sama lain selama kegiatan pertukaran pelajar tersebut, dikarenakan mereka semua akan terus bersama hingga kegiatan tersebut berakhir. Namun, kegiatan yang mereka pikir akan memberi mereka sebuah pengalaman indah malah memberi mereka trauma serta luka yang mendalam, baik secara fisik maupun mental. Cerita dimulai : Senin, 17 Maret, 2025
All Rights Reserved
#85
middleschool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rocinante'
  • Ada Apa Dengan Cinta Di SMA
  • The Secrets of Prince
  • TOO CLOSE [ COMPLETED]
  • Tujuh⁷ Bintang (Revisi)
  • Troublemaker vs Ketua osis(REVISI)
  • CEYRON ALLISTAIR
  • Juni

Menjalani persahabatan selama lebih dari delapan tahun membuat Dru terjebak dalam perasaanya sendiri. Mereka dipertemukan oleh waktu, disatukan oleh tawa, dan diperteguh oleh janji tak tertulis bernama persahabatan. Dalam lingkaran kecil itu, cinta bukanlah sesuatu yang diucapkan, melainkan disembunyikan rapi di balik candaan, bahu yang saling bersandar, dan kebiasaan saling pulang bersama. Di antara mereka, perasaan tumbuh diam-diam. Ada yang jatuh cinta pada sahabatnya sendiri, ada yang memendam rindu sambil berpura-pura menjadi pendengar setia kisah cinta orang yang ia sukai. Friendzone menjadi rumah yang nyaman sekaligus menyakitkan, tempat di mana "aku ada untukmu" tak pernah berarti "aku mencintaimu". Empat perempuan dengan luka dan harapan masing-masing, tiga laki-laki dengan rahasia yang tak pernah benar-benar berani diungkapkan. Mereka saling menjaga, tapi juga saling melukai tanpa sadar. Setiap senyuman menyimpan tanya, setiap pelukan meninggalkan gema perasaan yang tak tersampaikan. Hingga suatu hari, lingkaran itu diuji: ketika satu hati memilih keluar dari zona aman, dan kejujuran mengancam meruntuhkan persahabatan yang selama ini mereka banggakan. Sebab mencintai sahabat bukan soal berani mengungkapkan perasaan-melainkan siap kehilangan segalanya, atau justru menemukan makna cinta yang paling dewasa: merelakan. DILARANG KERAS PLAGIARISM! PLAGIAT ADALAH DOSA JARIYAH!!!! ©Cadiz Eitrama Januari 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines