Yosan Ananda

Yosan Ananda

  • WpView
    MGA BUMASA 5,126
  • WpVote
    Mga Boto 514
  • WpPart
    Mga Parte 13
WpMetadataReadMatureKumpleto Fri, Mar 28, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
❗ Cerita ini masih tahap Revisi. Kalau Berminat membaca silahkan, Perlu Vote dan Follow dari Pembaca 🙏🏻 ❗ Peringatan: Novel ini mengandung adegan dan karakter dengan sifat gelap yang tidak layak untuk ditiru. ❗ Catatan: Novel ini berisi tema-tema gelap, seperti kekerasan, manipulasi, Bahasa Yang kasar dan eksplorasi sisi gelap manusia. Yang mungkin tidak memicu kenyamanan (tidak cocok) untuk pembaca. Deskripsi Cerita : Liana duduk di tepi pantai, jari-jarinya bermain dengan pasir yang lembut. Angin laut berhembus sepoi-sepoi, menerbangkan rambut panjangnya yang indah hingga menutupi wajahnya yang polos. Ia berusaha menyingkirkan rambutnya dengan tangan yang berpasir, sedikit mengernyit karena pasir menempel di wajahnya. Tiba-tiba, Yosan menyodorkan sebuah jepit mutiara ke arahnya. Mata Liana membulat, menatap jepit itu dengan heran. "Ini jepit aku," katanya, suaranya sedikit meninggi karena terkejut. "Aku cari-cari pantesan gak ada, kamu ambil ya?" tanyanya, matanya menyipit curiga. Yosan terkekeh geli, melihat ekspresi bingung Liana. "Enggak," jawabnya, masih tertawa kecil. "Itu ketinggalan di tali tas ransel aku, waktu kamu jepitin di tas aku." Yosan mengambil jepit itu dari tangan Liana dengan lembut. Ia kemudian menyisir poni samping Liana yang panjang dengan jarinya, lalu menjepitnya dengan jepit mutiara itu. Ia menatap wajah Liana yang polos dan cantik dengan tatapan lembut, senyumnya mengembang. "Liana," katanya, suaranya pelan dan menenangkan. "Siapa yang berani buat kamu nangis? Bilang ke aku." Liana menoleh ke arah Yosan, mengangkat dagunya sedikit, menunjukkan ekspresi sombong yang menggemaskan. "Kalau mamah aku, gimana?" tantangnya. Yosan tersenyum lebar, "Wah, kayanya aku gak berani ngelawan Li," balasnya, "Karena aku gak bisa melawan ibu bidadari. Takut gak di restuin," tambahnya, sambil mengedipkan sebelah matanya, membuat Liana tertawa kecil.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • ARETHA LEANDER
  • The Secret Of The Masked Man
  • Where am I?
  • SHAKARA (END)
  • REZVAN : Better Together
  • Alletarez
  • ALXERO
  • INTO IT
  • Promise or Leave

PERHATIANN!!! Karya ini hanya fiksi semata, jika ada tokoh ataupun latar yang sama dengan cerita lain, itu murni karena ketidaksengajaan. Semoga tidak ada yang membandingkan karya saya dengan orang lain karna itu tidak mencerminkan seorang pembaca yang cerdas. _____________________ Cerita ini mengisahkan tentang seorang gadis yang ditinggalkan oleh sahabat masa kacilnya. Ia selalu menunggu sahabatnya itu kembali selama bertahun-tahun, namun yang dia dapatkan hanyalah ekspetasi semata. Hingga pada saat umurnya mengijak usia 16 tahun, keluarganya memutuskan untuk berpindah kota. Awalnya ia tidak minat untuk berpindah ke kota yang baru itu, hingga akhirnya dia berjumpa sahabat masa kecilnya. Apakah kalian berfikir bahwa mereka akan kembali bersahabat seperti dulu??? ------- "Aku suka sama kamu" "Tapi gue gak" "Berhenti ngelakuin hal gak berguna lo itu, karna gua gak akan perna suka sama cewek kayak lo" ucap cowok itu tajam. ------- Mau tau lanjutannya? Ayo di baca biar tau seperti apa lanjutannya!!😁

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman