Yosan Ananda

Yosan Ananda

  • WpView
    Reads 5,115
  • WpVote
    Votes 514
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Mar 28, 2025
❗ Cerita ini masih tahap Revisi. Kalau Berminat membaca silahkan, Perlu Vote dan Follow dari Pembaca 🙏🏻 ❗ Peringatan: Novel ini mengandung adegan dan karakter dengan sifat gelap yang tidak layak untuk ditiru. ❗ Catatan: Novel ini berisi tema-tema gelap, seperti kekerasan, manipulasi, Bahasa Yang kasar dan eksplorasi sisi gelap manusia. Yang mungkin tidak memicu kenyamanan (tidak cocok) untuk pembaca. Deskripsi Cerita : Liana duduk di tepi pantai, jari-jarinya bermain dengan pasir yang lembut. Angin laut berhembus sepoi-sepoi, menerbangkan rambut panjangnya yang indah hingga menutupi wajahnya yang polos. Ia berusaha menyingkirkan rambutnya dengan tangan yang berpasir, sedikit mengernyit karena pasir menempel di wajahnya. Tiba-tiba, Yosan menyodorkan sebuah jepit mutiara ke arahnya. Mata Liana membulat, menatap jepit itu dengan heran. "Ini jepit aku," katanya, suaranya sedikit meninggi karena terkejut. "Aku cari-cari pantesan gak ada, kamu ambil ya?" tanyanya, matanya menyipit curiga. Yosan terkekeh geli, melihat ekspresi bingung Liana. "Enggak," jawabnya, masih tertawa kecil. "Itu ketinggalan di tali tas ransel aku, waktu kamu jepitin di tas aku." Yosan mengambil jepit itu dari tangan Liana dengan lembut. Ia kemudian menyisir poni samping Liana yang panjang dengan jarinya, lalu menjepitnya dengan jepit mutiara itu. Ia menatap wajah Liana yang polos dan cantik dengan tatapan lembut, senyumnya mengembang. "Liana," katanya, suaranya pelan dan menenangkan. "Siapa yang berani buat kamu nangis? Bilang ke aku." Liana menoleh ke arah Yosan, mengangkat dagunya sedikit, menunjukkan ekspresi sombong yang menggemaskan. "Kalau mamah aku, gimana?" tantangnya. Yosan tersenyum lebar, "Wah, kayanya aku gak berani ngelawan Li," balasnya, "Karena aku gak bisa melawan ibu bidadari. Takut gak di restuin," tambahnya, sambil mengedipkan sebelah matanya, membuat Liana tertawa kecil.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu

Jangan lupa follow sebelum baca。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。 Ziora Azalea hanyalah gadis yang dianggap sebagai pembawa sial. Sejak kepergian sang ibu saat melahirkannya, Ziora harus bertahan hidup di bawah bayang-bayang tuntutan sempurna sang ayah dan perbandingan menyakitkan dengan saudara tirinya. Namun, sebuah kecelakaan tragis mengubah segalanya. Saat tubuhnya terpental dan napasnya mulai terputus, Ziora mengira ia akhirnya akan bertemu sang Bunda. "B-bunda... kita akan berte-" Kegelapan menyambutnya, namun bukannya surga, Ziora justru terbangun di sebuah ranjang mewah dengan suara asing yang memanggilnya penuh kekhawatiran. "Sayang, kamu gapapa? Bilang sama Mommy, mana yang sakit?" "Tante... siapa?" Ziora terbangun dalam tubuh Alesha Syaqueena Wilson, seorang gadis yang selama ini menghabiskan hidupnya mengejar cinta lelaki yang tak pernah menoleh padanya. Begitu sibuk mengejar yang tidak pasti, hingga Alesha lupa ada seseorang yang tulus menunggunya di belakang. Kini, Ziora menempati raga itu. Akankah ia melanjutkan pengejaran bodoh Alesha, ataukah ia akan menuliskan takdir baru dan mencari kebahagiaan yang selama ini dirampas darinya? Happy reading all Ig: @dellxnyz_

More details
WpActionLinkContent Guidelines