Dila, seorang wanita penuh semangat, menghabiskan bertahun-tahun mengejar cinta sejatinya, Toni, pria idaman yang kini menjadi dokter muda berparas menawan. Dengan tekad dan hati yang penuh harap, perjuangan Dila akhirnya membuahkan hasil: Toni ada di sisinya. Namun, di balik kebahagiaan itu, ada rahasia yang tak pernah ia duga-sahabatnya, yang selalu setia di sisinya, diam-diam memendam cinta mendalam selama bertahun-tahun.
Ketika masa dewasa membawa mereka pada persimpangan emosi, drama pun tak terhindarkan. Akankah cinta Dila dan Toni tetap utuh di tengah bayang-bayang perasaan sang sahabat? Atau justru rintangan lain-dari rahasia masa lalu hingga godaan baru-akan mengguncang hubungan mereka?
Ikuti kisah cinta yang penuh liku, intrik, dan gairah ini dalam cerita yang siap mengaduk emosi! 💖
Start publish 23 Desember 2024
Catatan: Cerita ini telah tamat, namun masih dalam proses penyempurnaan untuk memoles kata-kata agar semakin memikat. Beberapa bab yang mengandung konten 21+ cuma ada di Wizpen. Pastikan kamu cukup umur, ya! 😜
Cerita ini adalah karya perdana aku yang siap menerima kritik dan saran.
Rules jangan jadi pembaca tak kasat mata ya! Masuk wajib follow, vote dan ramein tiap bab-nya hihi...
WARNING! ADA ADEGAN DEWASA! MOHON BIJAK DALAM MEMBACA! DOSA DI LUAR TANGGUNG JAWAB PENULIS!!!
Blurb:
Ellish hanya ingin sembuh.
Setelah kehilangan ibunya dan trauma masa kecil yang membekas, ia dibawa tinggal bersama Lucifer-sahabat mendiang ayahnya yang penuh rahasia.
Tapi rumah itu bukan sekadar tempat tinggal. Di sanalah luka terbuka, batas dilanggar, dan keintiman tumbuh perlahan... dari sisa-sisa rasa takut.
Cinta di antara mereka tidak pernah mudah.
Diwarnai kecanduan emosional, seks yang menyembuhkan sekaligus mengikat, serta godaan kebebasan yang datang dari pria lain-Mathieu, seorang mahasiswa yang hanya ingin Ellish menjadi dirinya sendiri.
Tapi dalam semua kegamangan itu, Ellish belajar satu hal:
"Cinta sejati bukan tentang siapa yang menyelamatkan. Tetapi siapa yang tetap tinggal... bahkan saat kamu belajar berjalan sendiri."