GLITCH [BXB]
[⚠️HATI HATI INI BL!!!⚠️]
Aksa itu ibarat kode error 404: nggak terdeteksi, berantakan, dan paling dihindari sama seantero Fakultas Teknik. Hidupnya cuma seputar coding, kopi hitam sachet, dan jaket denim yang baunya kayak parfum mahal campur asap rokok.
Beda banget sama Mahesa. Mahesa itu golden boy. Ketua BEM, wangi bayi, senyumnya secerah matahari pagi, dan punya masa depan secerah backlight MacBook terbaru.
Harusnya mereka nggak pernah ketemu kalau bukan karena insiden laptop Aksa yang ketumpahan kopi Mahesa, yang bikin semua data skripsi Aksa "tewas" seketika. Mahesa merasa bersalah, Aksa merasa dunianya runtuh. Mahesa menawarkan bantuan, Aksa menawarkan... permusuhan.
Tapi di antara barisan kode dan rapat organisasi yang membosankan, ada sinyal yang mulai sinkron. Masalahnya, apakah perasaan mereka itu bug atau memang fitur utama dari takdir?