Naya
  • WpView
    Reads 550
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 16, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta sering kali hadir di saat yang tak terduga. Ia datang perlahan, seperti embun pagi yang menyentuh dedaunan, atau seperti angin sepoi-sepoi yang membawa aroma nostalgia. Bagi Naya, cinta adalah sesuatu yang ia baca di halaman-halaman buku, sebuah konsep yang terasa jauh dari realitasnya. Sebagai seorang gadis yang lebih sering tenggelam dalam dunia fiksi, ia tidak pernah berpikir bahwa hatinya akan bergetar hanya karena seseorang tersenyum atau mengucapkan kata-kata sederhana. Namun, kehidupan kampus selalu penuh kejutan. Di antara gedung-gedung tua yang dipenuhi cerita masa lalu, di bawah pohon flamboyan yang bunganya berserakan di tanah, dan di tengah keramaian mahasiswa baru yang membawa harapan serta mimpi, Naya menemukan dirinya berada di awal kisah yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya. Sebuah kisah yang dimulai dengan tatapan singkat, percakapan sederhana, dan kehangatan yang perlahan merayap di hatinya. Ini adalah cerita tentang Naya dan Arka, tentang bagaimana pertemuan mereka di kampus kecil itu mengubah segalanya. Sebuah cerita yang mungkin bisa mengingatkan kita, bahwa cinta pertama selalu memiliki tempat khusus dalam hidup.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Pertama [El primer amor]
  • Sejenak Sebelum Pergi ✔️
  • Perhatian Yang Menumbuhkan Cinta
  • Daniel Owns Me
  • Dalam Kata, Kupeluk Namamu
  • Butterfly
  • Married With Presma

Dan cinta pertama itu benar-benar abadi untuk selamanya. Memberikan sebuah ruangan tersendiri dalam relung terdalam, tak terjamah atau berkurang walau banyaknya yang datang. Ia menetap pada tempatnya ketika datang, menyimpan segala memori yang sewaktu-waktu dapat diputar kembali layaknya sebuah piringan hitam dengan visualisasi gerakan dan gambar. Keberadaannya akan terus memberikan impresi yang baik kepada sang pemilik. Lebih khusus kala raganya ada, tak hanya sebuah bayangan ingatan yang membekas di kepala. "Lo dulu suka sama gue, kan?" - Senandika Abi Pramana "Kita pura-pura nggak kenal aja, ya!" - Renjana Garavi Sadewi Ini kisah Renjana dan Senandika yang kembali bertemu setelah bertahun-tahun lamanya. Pertemuan yang tidak diharapkan, dan menjadi sebuah awalan tak diinginkan Renjana. Tapi bagi Senandika ini adalah awal dari petualangan baru dalam hidupnya. Sebuah eksplorasi menarik yang mengubah banyak tentang dirinya. Dan sekali lagi, cinta pertama itu abadi untuk selamanya. ___ Ditulis pertama kali (11/07/2023) Dipublikasi pertama kali (05/10/2024) ___ #184 mahasiswa (31/10/2024)

More details
WpActionLinkContent Guidelines