Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
Langit Renjana

Langit Renjana

  • WpView
    MGA BUMASA 49
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadKumpleto Sat, Nov 1, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
[WAJIB FOLLOW DAN VOTE SEBELUM DAN SESUDAH MEMBACA] " Belajar dari pengalaman, Bahwa'janji' pun tidak menjamin 'kepastian'" Tak pernah terpikirkan olehnya bisa menikahi putri dari kiainya sendiri. Sosok yang sangat Aqlan kagumkan selama berada di Pondok pesantren, bisa dia gapai karena tawaran dari kiainya. Namun, setelah berpikir panjang tentang masa depan, Aqlan ragu untuk merealisasikan janjinya menikahi Ayara. Dia merasa rendah untuk bersanding dengan keturunan kiai itu. Ayara yang menunggu penantian janji Aqlan 4 tahun pun merasa kalau perasaannya di permainkan oleh Aqlan. Masih bolehkah dirinya berharap pada lelaki yang seperti lari dari tanggung jawab nya? Haruskah dirinya menyerah dan mencoba membuka hati pada laki-laki lain yang lebih besar sikap tanggung jawabnya? ___________________________________
All Rights Reserved
#17
selamatmembaca
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • AGRA (Diam-diam menikah denganmu)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Seindah Surga Yang Dirindukan (Tamat)
  • Cinta dari Gus Ali
  • Garis Takdir {On Going}
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • BAIT-BAIT TAKDIR
  • zaujatinya gus azam (END)
  • SENJA UNTUK ALESHA

Setiap orang pasti akan menikah diwaktu yang mereka rasa sudah tepat dan dengan pasangan yang mereka cintai. Namun, hal itu tidak berlaku untuk Ayra Humaira El-Shanum. Anak perempuan satu-satunya dari keluarga El. Ayra harus menikah diusia yang masih begitu muda, bahkna masih duduk dibangku SMA. Parahnya lagi, Ayra tidak mengetahui siapa suaminya. "Saya benar-benar telah jatuh pada semua yang ada pada diri putri Ustadz. Saya tidak mau berdosa dan menjatuhkan kehormatannya hanya karena mata saya. Yang pasti, saya ingin menjaganya karena saya mencintainya. Maka... tolong izinkan saya untuk menghalalkan putri Ustadz dengan menikahinya sekarang." Tegas seorang pemuda dengan sorot mata penuh kesungguhan. "Saya terima niat baik kamu, sebenarnya..." Eak, ea, eak! Bagaimana kelanjutan ceritanya? Mari kita buat bersama! Bismillah... Happy reading!

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman