Story cover for Lanzana by imyus_19
Lanzana
  • WpView
    Membaca 125
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 125
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Des 24, 2024
Haiiii
ini adalah cerita pertama yang aku tulis dan murni atas pikiranku sendiri.
sedikit cerita aja si,cerita ini aku tulis ketika dipondok dan sekarang aku masih umur 15tahun,aku mondok di pondok pesantren muhammdiyah atmo wahjono yang terletak di sukoharjo.

mungkin cerita ini bisa mewakili seluruh pembaca yang menjadi anak broken home seperti aku,tapi bukan berarti anak broken home suatu saat nanti tidak akan mendapat kebahagiaannya,baik dari teman,sahabat,ataupun pasangannya.
tetaplah berfikir positif dan percaya selalu bahwa Allah maha adil dan akan memberikan takdir yang baik kepada kita suatu saat nanti.

seperti yang dialami oleh Diana Mahrez Margaretta Putri Zana,seorang gadis berusia 16tahun yang terlahir dari keluarga broken home,setiap hari ia harus bersabar dalam menghadapi ujian serta sikap ibu dan kakaknya yang menuntut untuk menjadi dewasa diusianya sekarang.tetapi ia tidak pernah membantahnya sekalipun,ia dengan telaten dan sabar mengerjakan pekerjaannya itu.


pengen tau kelanjutannya??yukkkk ikuti terus update dari cerita LANZANA bersama author,panggil saja imnaa.

see you next update
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Lanzana ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Eliinaa oleh vfryfrljnvsnmtm
5 bab Lengkap
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D oleh tirachennel
31 bab Lengkap
aku adalah seorang yang sedikit rumit, perasaan ku sangat sensitif. aku tidak suka di bentak, aku tidak nyaman saat seseorang berkata pada ku dengan nada tinggi. aku lebih suka di nasehati dari pada disalahkan. aku lebih suka di ingat saat aku berbuat salah, aku lebih suka di bimbing dari pada dihardik dengan cacian. aku di didik untuk selalu diam, saat mendengar omongan kasar dari orang tua ku. aku tidak diperbolehkan untuk menyampaikan pendapat ku. sebab itulah Kamu harus mencari tau? aku suka memberikan sinyal melalui kode kode kecil dari pada menyatakan isi hati ku. maka aku harap kau akan selalu bisa menyadari hal itu. aku terbiasa mengalah, karena itu lah aku akan terus bertanya "aku kau anggap apa? apa aku adalah saudara kalian? apa aku Bagian keluarga ini? apa aku diharapkan?" banyak yang ingin aku tanyakan, tapi aku hanya memastikan bahwa memang benar akulah yang kau inginkan. karena di tengah perjalanan aku di paksa kembali untuk mundur dan berjalan sendiri. ketika aku pergi, aku akan benar benar pergi. maka aku pasti kan dulu perasaanmu itu kalau memang benar benar kalau aku adalah beban. karena untuk kali ini, aku ingin bisa berjuang sampai akhir. bukan hanya sekedar datang, ini bukan tentang singgah. ini adalah tentang bagaimana kita membentuk sebuah rumah. • • °Attention!!° Cerita ini murni karangan saya sendiri, hanya nama yg di pakai sama, watak, cerita, umur dan layar hanya fiktif. mohon juga untuk pembaca untuk bijak dalam membaca, dalam cerita ada unsur kekerasan dan banyak Kalimat kasar yg tercantum di dalam nya mohon maaf dan bisa memakluminya. Start = 15 Oktober 2023 Finished = 13 Desember 2023 Update = 25 November 2023 End update = 2 Februari 2024 Terima kasih.....🖤🖤🖤 Sekian follow 🙃🙃
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Eliinaa cover
His Little Girl [TAMAT] cover
Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan cover
New Possessive Family  cover
Garis Singgung  cover
Kembali Untuk Memperbaiki 2 (END) cover
Hai, Kak! (END) cover
T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D cover
Become Baby Boy✓ cover

Eliinaa

5 bab Lengkap

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.